5 Wonderkid Sepak Bola yang Jadi Sorotan di Tahun 2020
Tulisan dari Info Bola tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sepak bola nampaknya akan selalu melahirkan bintang baru atau yang biasa disebut wonderkid dari seluruh dunia. Pada tahun 2019 lalu, kita sudah banyak menyaksikan munculnya beberapa bintang sepak bola yang sangat berbakat. Sebut saja contohnya, Erling Braut Haaland.
Pemain berusia 19 tahun itu dengan mudah mencuri perhatian para penggemar sepak bola dunia. Dia mencetak gol di Liga Champions dengan begitu mudahnya. Selain itu, pemain lain yang berumur sama dengan Haaland, seperti Kylian Mbappe, Matthijs de Ligt, dan Trent Alexander-Arnold juga bersinar di tahun 2019 lalu.
Kehadiran mereka memberi para penggemar sepak bola harapan masa depan yang cerah ketika Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi nantinya pensiun.
Lantas, siapakah pemain belia yang berpotensi memukau dan mengejutkan pencinta sepak bola dunia pada tahun 2020 ini?
Berikut ini lima wonderkid (berusia di bawah 18 tahun atau kurang) yang berpotensi bersinar dan jadi sorotan di sepak bola dunia pada tahun 2020.
Jude Bellingham
Jude Bellingham sedang menikmati kiprah yang gemilang di klub masa kecilnya, Birmingham City, yang bermain di level kedua Liga Inggris.
Pemain yang baru berusia 16 tahun itu menjadi pemain termuda yang bermain untuk Birmingham City sepanjang sejarah klub pada Agustus 2019 lalu, performa yang ditunjukkan Bellingham bisa dibilang apik untuk pemain yang berusia sangat muda. Dia telah mencetak empat gol dan dua assist dalam 32 laga liga musim ini.
Performa gemilang Jude Bellingham tentu sedang dipantau oleh sejumlah klub elit Eropa. Dia dikabarkan diminati Manchester United, Chelsea, Bayern Munich, Real Madrid, Barcelona, dan Borussia Dortmund.
Bukayo Saka
Posisi asli Bukayo Saka sebenarnya adalah penyerang sayap. Namun, ketika Arteta bereksperimen dengan menaruh dia di posisi bek sayap, dia dengan luar biasa memainkan perannya untuk Arsenal pada 2020. Peran tersebut dilakoninya karena Kieran Tierney dan Sead Kolasinac tengah cedera.
Pemain berusia 18 tahun tersebut telah mencatat debut bersama tim senior Arsenal pada musim 2018/2019 lalu dan setelahnya menjadi langganan bermain sejak awal. Hasilnya, dia telah menyumbangkan 4 gol dan 8 assist dalam 31 penampilan di semua kompetisi bersama The Gunners.
Masa depan cerah diperkirakan sudah menunggu Saka. Sang pemain bukan hanya punya kecepatan, tapi juga mampu melihat posisi rekannya untuk memberikan umpan.
Billy Gilmour
Jangan anggap remeh bakat milik Billy Gilmour. Meskipun masih terlihat seperti bocah, performa yang dimiliki Gilmour sudah membuktikan dirinya layak diperhitungkan.
Pemain berusia 18 tahun tersebut meneken kontrak profesional pertamanya bersama Chelsea pada September 2019 hingga tahun 2023. Sekarang nampaknya dia sudah mendapat kepercayaan Frank Lampard dan mendapat tempat reguler di tim utama.
Faktanya, performa Chelsea saat mengalahkan Liverpool 2-0 pada Piala FA belum lama ini membuatnya memenangi Man of the Match. Selain itu, di Premier League dia juga telah bermain sejak menit awal ketika Chelsea tekuk Everton dengan skor 4-0.
The Blues kemungkinan harus memberikan tempat utama bagi pemain muda asal Inggris tersebut. Pasalnya, ada rumor ketertarikan dari Real Madrid dan Barcelona terhadap sang pemain.
Ansu Fati
Ansu Fati merupakan pemain jebolan akademi La Masia milik Barcelona. Penampilan dan torehan yang apiknya bersama Barcelona membuat banyak pihak terkesan.
Meskipun belum genap berusia 18 tahun, dia telah mendapat tempat reguler di skuat Barcelona. Mungkin masih terlalu dini untuk mengira perkembangan karir pemain asal Spanyol tersebut, tapi yang jelas dirinya sangat berpotensi menjadi bintang.
Sang winger kini telah bermain di level yang jauh di atas rata-rata usianya. Dia sudah mencatatkan 5 gol dan 1 assist dari 23 penampilan bersama Barcelona di semua kompetisi musim ini. Dengan cederanya Luis Suarez dan Ousmane Dembele, Blaugrana harus memberikan kesempatan lebih kepada dia.
Eduardo Camavinga
Mungkin banyak yang belum familiar dengan nama pemain ini. Eduardo Camavinga berbeda dengan hampir semua pemain-pemain diatas. Dia berposisi sebagai gelandang bertahan, bukan penyerang maupun gelandang serang. Performa apiknya musim ini membuatnya sudah mendapat tempat utama di klub Ligue 1, Rennes.
Meskipun klub yang dibelanya bukan Barcelona atau Real Madrid, tetap saja itu menjadi pencapaian hebat bagi pemain berusia 17 tahun ini.
Para penggemar mungkin harus menengok lagi bagaimana penampilan Cesc Fabregas pada awal-awal di Arsenal untuk melihat perbandingan dengan gelandang muda seperti Camawinga Ia memainkan peranan penting di barisan lini tengah Rennes.
Camavinga secara konsisten menunjukkan performa apik sepanjang musim ini. Total ia telah bermain sebanyak 36 pertandingan di semua kompetisi musim ini. Jika rumor yang belakangan beredar menjadi kenyataan, pemain berusia 17 tahun itu kemungkinan bisa menjadi suksesor Casemiro di Real Madrid.

