Banting Setir Jadi Pemain Hoki Es, Petr Cech Jalani Debut Gemilang

Info Bola adalah story berita bola hari ini, jadwal terkini, tentang pemain, sepak bola Liga indonesia, Eropa, dan dunia.
Tulisan dari Info Bola tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penampilan gemilang oleh Petr Cech dengan menghalau beberapa peluang dan menahan penalti, membuat kiper asal Republik Ceko tersebut terpilih sebagai man of the match. Namun, laga tersebut tak dimainkan Cech dalam sepak bola, melainkan Hoki Es.
Seperti yang sebelumnya diketahui, Petr Cech resmi gantung sarung tangan setelah melakoni laga final Liga Europa. Menghadapi sang mantan tim, Chelsea, kala itu Arsenal dipaksa menyerah dan Cech kebobolan empat kali di laga yang berakhir 4-1.
Selepas pensiun, Juni lalu kiper yang identik menggunakan helm tersebut langsung mendapat pekerjaan baru, yaitu jadi direktur olahraga Chelsea, sebagai penasihat taktik dan performa.
Adapun selain jadi direktur olahraga Chelsea, secara mengejutkan Petr Cech memutuskan untuk banting setir jadi seorang pemain es hoki. Cech pun bergabung dengan Guilford Phoenix dan melakoni laga debutnya pada Minggu kemarin.
“Beberapa orang mengira saya pindah kerja (dari direktur olahraga Chelsea). Tidak, saya tidak pindah pekerjaan,” sebut Cech lewat akun Instagram pribadinya.
“Beruntungnya, pekerjaan saya sebagai penasihat taktik dan performa di Chelsea tidak menghentikan saya di waktu luang untuk bermain di olahraga yang saya cintai sejak kecil dan saya sudah bermain sedari dulu,” lanjut Cech.
“Sementara jadi pesepak bola profesional saya tak bisa bermain hoki es dengan alasan yang jelas, sekarang saya bisa,” tutup mantan kiper peraih 124 caps bersama Timnas Ceko tersebut.
Bermain sebagai goaltender, sebutan kiper di olahraga hoki es, Cech jadi pahlawan ketika timnya menahan Swindon Wildcats dengan skor 2-2. Kiper berusia 37 tahun tersebut melakukan beberapa penyelamatan krusial juga satu penalti sepanjang laga.
Usai pertandingan, Cech kemudian mengaku senang atas kesempatan yang didapat. Peraih rekor clean sheet terbanyak di Liga Inggris tersebut kemudian berharap dirinya bisa banyak berguna buat Phoenix.
"Setelah 20 tahun sebagai pesepak bola, ini bakal jadi pengalaman yang indah buat saya, bermain olahraga yang sudah saya cintai dan mainkan sejak kecil," ungkap Cech.
Menariknya, pada laga debut Cech mengenakan helm spesial yang didesain khusus untuknya. Adapun desain helm tersebut punya logo dua tim yang terakhir dibela kiper kelahiran Ceko tersebut, yaitu Chelsea dan Arsenal.
Terlihat logo ‘The Blues’ ada di sisi kiri helm Cech, sedangkan di sisi kanan diisi oleh logo ‘The Gunners’. Adapun Cech memakai plester di dagu dan memilih nomor 39 untuk menghormati idolanya sejak kecil, yaitu Dominik Hasek. (bob)
