Buku Pelajaran Psikologi Ini Sebut Fans MU Tak Punya Otak

Info Bola adalah story berita bola hari ini, jadwal terkini, tentang pemain, sepak bola Liga indonesia, Eropa, dan dunia.
Tulisan dari Info Bola tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manchester United adalah salah satu klub besar Eropa yang memiliki basis pendukung terbanyak di dunia. Di media sosial, klub yang pernah merajai Liga Inggris ini memiliki pengikut sebanyak 130 juta orang yang tersebar di Instagram, Facebook, dan Twitter.
Namun, buku pelajaran psikologi AQA menjadi viral setelah seseorang melihat referensi jenaka tentang pendukung 'Setan Merah' di salah satu bagiannya.
Pada halaman 34 buku siswa A-Level versi revisi, satu bab yang merinci fakta tentang central nervous system (CNS) menyatakan bahwa hanya sedikit makhluk hidup yang lahir tanpa otak, termasuk spons, sea squirt, dan ubur-ubur.
Buku yang ditulis oleh Cara Flanagan, Dave Berry, Matt Jarvis, dan Rob Liddle pada 2016 itu mengklaim bahwa βbeberapa penggemar Manchester Unitedβ juga tidak punya otak sejak dilahirkan.
Berikut adalah isi lengkap dari bagian tersebut:
"Otak adalah pusat dari semua kesadaran. Lapisan luar otak, korteks serebral, sangat berkembang pada manusia dan itulah yang membedakan fungsi mental kita yang lebih tinggi dari hewan. Hanya beberapa makhluk hidup--spons, sea squirt, ubur-ubur, dan beberapa penggemar Manchester United--yang tidak memiliki otak. Otak terbagi menjadi dua belahan."
Seperti yang bisa dibayangkan, tulisan tersebut menimbulkan banyak reaksi di sosial media.
AQA, sebelumnya Assessment and Qualifications Alliance, adalah badan pemberi penghargaan di Inggris, Wales, dan Irlandia Utara. Organisasi ini menyusun spesifikasi dan mengadakan ujian dalam berbagai mata pelajaran di GCSE, AS dan A Level dan menawarkan kualifikasi kejuruan.
