Konten dari Pengguna

Kondisi Penjara Benjamin Mendy: Diisi Banyak Geng & Sering Pecah Perkelahian

Info Bola

Info Bola

Info Bola adalah story berita bola hari ini, jadwal terkini, tentang pemain, sepak bola Liga indonesia, Eropa, dan dunia.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Bola tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Benjamin Mendy. Foto: Instagram @benmendy23
zoom-in-whitePerbesar
Benjamin Mendy. Foto: Instagram @benmendy23

Kasus perkosaan bek Manchester City, Benjamin Mendy, memasuki babak baru. Dalam laporan terbaru, tuduhannya bahkan bertambah menjadi enam kasus perkosaan, sebelumnya empat.

Pemain Timnas Prancis itu dituduh menyerang empat orang wanita yang seluruhnya berusia 16 tahun. Aksinya itu dilakukan pada periode Oktober 2020 hingga Agustus 2021.

Menurut laporan The Sun, Mendy dihadapkan dengan dua dakwaan pemerkosaan lagi pada Rabu (17/11). Tuduhannya menjadi enam kasus perkosaan dan satu kekerasan seksual.

Pemain Manchester City Benjamin Mendy menendang bola ke arah gawang Burnley pada pertandingan lanjutan Premier League di Etihad Stadium, Manchester, Inggris. Foto: Laurence Griffiths/REUTERS

Mendy sendiri belum mengajukan pembelaan atas tuduhan tersebut. Pria 27 tahun tersebut akan diadili di Magistrat Stockport, Inggris, pada 24 Januari 2022 mendatang.

Selagi menunggu vonisnya, Mendy mendekam di penjara HMP Altercourse, Liverpool. Ia ditempatkan di VP Wing, tempat untuk tahanan rentan, sejak Oktober lalu.

Menariknya, Mendy sempat mengira dirinya akan masuk ke penjara khusus selebritas. Dilaporkan, ia salah mendengar VP Wing menjadi VIP Wing.

Karena tidak ditempatkan di dalam penjara khusus, Mendy sepertinya harus waspada. Pasalnya, penjara tersebut diisi oleh jaringan geng yang luas dan kerap terjadi penyerangan dan perkelahian.

"Penjara, tempat Mendy ditahan, penuh dengan geng-geng yang bertikai yang telah menghabiskan banyak waktu di luar sel mereka yang terbatas pada tahun lalu untuk saling menyerang," tulis laporan The Sun.

embed from external kumparan

"Rekan-rekan narapidana Mendy juga saling serang dengan senjata seadanya, termasuk silet yang disembunyikan di dalam sikat gigi," lanjut laporan tersebut.

Dilaporkan telah terjadi 338 serangan di dalam penjara tersebut sejak Juli 2020 hingga Juni 2021. Ada penggunaan senjata dalam 35 insiden di antaranya.

53 serangan berujung pada rujukan polisi untuk penuntutan. Seorang tahanan menerima hukuman tambahan 10 bulan penjara karena melelehkan pisau cukur menjadi sikat gigi.

Dengan begitu, rata-rata 29 serangan terjadi setiap bulannya. Menandakan ada hampir satu serangan dalam sehari. Lantas, apakah Mendy bisa selamat dari kekacauan ini?