Konten dari Pengguna

Mobil Bintang PSG Dirampok PSK, Ponsel & Uang Raib

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Bola tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pemain Paris St Germain Ander Herrera saat pertandingan melawan Olympique Lyonnais di Parc des Princes, Paris, Prancis. Foto: Benoit Tessier/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Paris St Germain Ander Herrera saat pertandingan melawan Olympique Lyonnais di Parc des Princes, Paris, Prancis. Foto: Benoit Tessier/Reuters

Bintang Paris Saint-Germain (PSG), Ander Herrera, bernasib sial usai menjadi korban perampokan. Terduga pelaku adalah seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) yang merampok ponsel serta uang Rp 3,2 juta milik sang pemain.

Menurut media Prancis, Le Point, kejadian itu menimpa Herrera pada Selasa (26/10) waktu setempat. Itu berarti tak lama setelah duel Le Classique antara Marseille vs PSG yang berlangsung pada Senin (25/10) dini hari WIB.

Saat ia menepi di lampu lalu lintas di taman umum Bois de Boulogne, Paris, terduga PSK dikatakan telah memasuki mobil dan langsung menuju ke kompartemen sarung tangan. Di sana merupakan tempat dompet dan ponsel Herrera disimpan.

Pada akhirnya tersangka perampokan itu menawarkan untuk mengembalikan ponsel Herrera dengan imbalan mengantarnya ke lokasi lain.

X post embed

"Herrera-yang memiliki hak untuk mengajukan pengaduan-mengatakan kepada polisi bahwa PSK itu memegang sesuatu di tangan mereka yang dianggapnya sebagai senjata," tulis laporan itu, dikutip dari The Sun.

Namun, tak ada pernyataan resmi dari pihak klub terkait perampokan yang menimpa Herrera di kawasan taman Bois de Boulogne, tepatnya jalan Allee de la Reine-Marguerite pada pukul 8 malam waktu setempat.

Sementara, menurut laporan surat kabar Prancis, 20Minutes, tidak ada tanda-tanda kekerasan yang muncul dalam insiden itu.

L'Equipe menambahkan bahwa Herrera telah mengajukan pengaduan resmi kepada pihak berwenang setelah insiden tersebut. Namun, eks pemain Manchester United itu menolak berkomentar.