Konten dari Pengguna

Asupan Zat Besi yang Dibutuhkan Ibu Hamil Setiap Hari

I

Info Gizi

Kumpulan artikel yang membahas seputar gizi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Gizi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ibu dalam Periode Kehamilan. Foto: Pexels.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ibu dalam Periode Kehamilan. Foto: Pexels.

Memenuhi kebutuhan asupan zat besi yang dibutuhkan ibu hamil setiap hari sangat penting untuk kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin. Zat besi membantu pembentukan darah dan mencegah risiko anemia selama masa kehamilan. Artikel ini akan membahas kebutuhan, sumber, hingga strategi penyerapan zat besi harian secara efisien.

Mengapa Zat Besi Penting Selama Kehamilan?

Asupan zat besi yang dibutuhkan ibu hamil setiap hari berperan penting dalam menunjang kehamilan sehat. Menurut jurnal Pemberian Zat Besi (Fe) dalam Kehamilan oleh Is Susiloningtyas kebutuhan zat besi meningkat signifikan selama masa kehamilan karena bertambahnya volume darah dan perkembangan janin yang pesat.

Peran Zat Besi dalam Perkembangan Janin

Zat besi berperan membentuk sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh ibu dan janin. Tanpa asupan yang cukup, asupan oksigen ke janin dapat berkurang sehingga pertumbuhan dan perkembangan organ-organ vital bisa terganggu.

Dampak Kekurangan Zat Besi pada Ibu dan Bayi

Kekurangan zat besi selama kehamilan berisiko menyebabkan anemia pada ibu, yang bisa berujung pada komplikasi seperti kelahiran prematur serta berat badan lahir rendah pada bayi. Selain itu, kekurangan zat besi juga dapat menghambat proses tumbuh kembang bayi setelah lahir.

Kebutuhan Zat Besi Harian untuk Ibu Hamil

Setiap ibu hamil sebaiknya memastikan kebutuhan zat besi yang memadai sesuai anjuran. Asupan harian zat besi yang disarankan akan berbeda tergantung kondisi tubuh dan usia kehamilan.

Jumlah Asupan yang Dianjurkan Per Hari

Pada umumnya, kebutuhan zat besi saat hamil meningkat menjadi sekitar 27 mg per hari. Jumlah ini lebih tinggi dibanding wanita dewasa yang tidak hamil karena tubuh mempersiapkan darah tambahan untuk ibu maupun janin yang berkembang.

Faktor yang Mempengaruhi Kebutuhan Zat Besi

Beberapa faktor yang bisa memengaruhi kebutuhan zat besi, antara lain:

  • Usia kehamilan (trimester kedua dan ketiga biasanya memerlukan lebih banyak zat gizi)

  • Riwayat anemia pada ibu sebelumnya

  • Pola makan yang kurang kaya zat besi

Menurut Jurnal Pemberian Zat Besi (Fe) dalam Kehamilan oleh Is Susiloningtyas, kebutuhan zat besi ibu hamil dapat naik dua kali lipat selama masa kehamilan, sehingga suplementasi sering dianjurkan demi mencegah risiko kekurangan.

Baca juga: Dampak Kekurangan Gizi Selama Kehamilan terhadap Bayi: Risiko dan Pencegahannya

Sumber Zat Besi yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

Mencukupi kebutuhan zat besi harian penting melalui kombinasi asupan makanan serta suplemen bila diperlukan. Ragam sumber zat besi tersedia secara alami maupun melalui penguatan suplemen.

Makanan Kaya Zat Besi Hewani dan Nabati

  • Daging merah (sapi, kambing)

  • Hati ayam

  • Ikan laut

  • Sayuran hijau (bayam, brokoli)

  • Kacang-kacangan dan lentil

Suplemen Zat Besi: Kapan Diperlukan?

Pemberian suplemen zat besi umumnya direkomendasikan bila asupan nutrisi harian saja tidak memadai, misalnya pada ibu hamil dengan risiko anemia tinggi atau pola makan yang terbatas.

Cara Memaksimalkan Penyerapan Zat Besi

Agar zat besi dapat dimanfaatkan optimal oleh tubuh, ibu hamil perlu memperhatikan pola makan dan kombinasi nutrisi harian.

Kombinasi Makanan yang Membantu Penyerapan Zat Besi

  • Konsumsi makanan kaya vitamin C bersama makanan sumber zat besi (misal, jeruk, tomat)

  • Hindari konsumsi teh atau kopi bersamaan dengan makanan utama, karena bisa menghambat penyerapan zat besi

Menurut jurnal Is Susiloningtyas yang disebutkan sebelumnya, vitamin C dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi, sehingga sangat dianjurkan dikonsumsi bersama makanan sumber zat besi.

Tanda dan Gejala Kekurangan Zat Besi pada Ibu Hamil

Mengetahui tanda-tanda kekurangan zat besi dapat membantu ibu hamil mengambil langkah tepat sebelum risiko berkembang lebih jauh.

Cara Mengenali Gejala Dini

Beberapa gejala awal kekurangan zat besi antara lain mudah lelah, lesu, pucat, sulit berkonsentrasi, dan terkadang detak jantung terasa lebih cepat.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter

Segera konsultasi dengan dokter bila merasakan gejala tersebut atau bila hasil pemeriksaan darah menunjukkan kadar hemoglobin yang rendah. Penanganan dini akan membantu mencegah munculnya komplikasi pada ibu dan bayi.

Kesimpulan dan Rekomendasi Praktis

Asupan zat besi yang dibutuhkan ibu hamil setiap hari sangat esensial untuk mendukung kesehatan ibu dan janin selama masa kehamilan. Kekurangan zat besi dapat menimbulkan risiko anemia dan masalah perkembangan jika tidak diatasi sejak dini.

Beberapa langkah penting untuk memenuhi kebutuhan zat besi harian antara lain dengan memilih makanan bergizi seimbang, memanfaatkan suplemen bila diperlukan, serta mengombinasikan asupan dengan vitamin C agar penyerapannya lebih optimal. Selalu lakukan konsultasi dengan dokter untuk pemantauan kesehatan selama kehamilan.

(Reviewed by Sari Khairinisa S.Gz)