Konten dari Pengguna

Dampak Penggorengan Vakum terhadap Kandungan Vitamin pada Keripik Buah

I

Info Gizi

Kumpulan artikel yang membahas seputar gizi.

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Gizi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi keripik buah dengan teknologi pengeringan vakum. Foto: Pexels.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi keripik buah dengan teknologi pengeringan vakum. Foto: Pexels.

Pengolahan keripik buah sangat bergantung pada metode pemrosesan yang digunakan, termasuk teknik penggorengan vakum. Cara ini menjadi perbincangan karena diyakini mampu menjaga kandungan vitamin dalam makanan. Topik dampak penggorengan vakum terhadap kandungan vitamin kini semakin dilirik pelaku industri pangan dan penikmat camilan sehat.

Apa Itu Penggorengan Vakum?

Menurut penelitian Zindy Aprillia dkk dalam Pengaruh Lama Penggorengan terhadap Kadar Vitamin C dan Daya Terima Keripik Pepaya yang Digoreng Menggunakan Metode Konvensional dan Vakum, penggorengan vakum merupakan teknik menggoreng dengan tekanan udara rendah. Metode ini dikenal efektif menjaga kualitas bahan pangan karena suhu penggorengan yang lebih rendah sehingga vitamin tetap terjaga.

Pengertian dan Prinsip Dasar Penggorengan Vakum

Penggorengan vakum menggunakan tekanan rendah dan suhu lebih rendah dibandingkan penggorengan biasa. Hal ini membuat proses pemasakan berjalan lebih lembut dan nutrisi makanan tidak mudah rusak.

Perbandingan Penggorengan Vakum dan Konvensional

Penggorengan konvensional cenderung menggunakan suhu tinggi dan tekanan normal. Sementara itu, penggorengan vakum memanfaatkan tekanan rendah sehingga vitamin seperti vitamin C lebih bertahan selama proses.

Pengaruh Penggorengan Vakum terhadap Kandungan Vitamin

Teknik penggorengan vakum pada keripik pepaya terbukti memberikan hasil berbeda dibanding metode konvensional. Fokus utama teknik ini adalah mempertahankan kadar vitamin C selama pemrosesan camilan buah.

Dampak terhadap Kadar Vitamin C pada Keripik Pepaya

Vitamin C dikenal sensitif terhadap panas dan udara. Melalui metode penggorengan vakum, kehilangan vitamin C dapat ditekan daripada penggorengan pada suhu tinggi.

Studi: Perubahan Kadar Vitamin Selama Proses Penggorengan

Selama proses pengolahan, perubahan kadar vitamin sangat dipengaruhi oleh suhu dan tekanan. Metode vakum membuat vitamin dalam keripik pepaya lebih stabil, walaupun tetap ada penurunan akibat panas.

Faktor yang Mempengaruhi Stabilitas Vitamin selama Penggorengan

Beberapa faktor dapat menurunkan vitamin dalam makanan, salah satunya lamanya proses pemasakan. Selain itu, suhu dan tekanan juga berperan besar.

Durasi Penggorengan dan Penurunan Vitamin

Semakin lama keripik digoreng, semakin banyak vitamin yang hilang. Durasi yang singkat menjadi strategi utama agar kandungan vitamin tetap terjaga.

Suhu dan Tekanan dalam Penggorengan Vakum

Suhu yang rendah dan tekanan rendah dalam penggorengan vakum menurunkan risiko kerusakan vitamin C. Teknologi ini membantu menghasilkan keripik yang lebih bernutrisi.

Kesimpulan dan Rekomendasi

Dampak penggorengan vakum terhadap kandungan vitamin pada keripik pepaya cukup signifikan. Teknik ini memberi hasil yang lebih baik dibandingkan penggorengan biasa dalam menjaga vitamin, terutama vitamin C.

Sebaiknya gunakan metode penggorengan vakum dengan suhu dan durasi yang tepat jika ingin mendapatkan keripik pepaya dengan kandungan vitamin lebih baik. Setiap tahap pengolahan patut diperhatikan agar nutrisi makanan tetap optimal.

(Reviewed by Sari Khairinisa S.Gz)