Konten dari Pengguna

Makanan Tinggi Kalsium untuk Ibu Menyusui

I

Info Gizi

Kumpulan artikel yang membahas seputar gizi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Gizi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bayi dan ibu menyusui. Foto: Pexels.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi dan ibu menyusui. Foto: Pexels.

Ibu menyusui membutuhkan makanan tinggi kalsium setiap hari agar kesehatan tulang dan perkembangan bayi tetap terjaga. Asupan kalsium yang memadai sangat penting karena kebutuhan tubuh meningkat selama masa menyusui. Ada banyak pilihan makanan alami hingga fortifikasi yang bisa dimasukkan ke menu harian.

Mengapa Kalsium Penting untuk Ibu Menyusui?

Kalsium berperan besar dalam menjaga kesehatan tulang serta mendukung tumbuh kembang bayi. Menurut Buku Panduan Klinis Suplementasi dan Terapi Kalsium dari Perhimpunan Endokrinologi Indonesia, cadangan kalsium dalam tubuh ibu menyusui bisa berkurang jika asupannya tidak terpenuhi.

Fungsi Kalsium dalam Tubuh Ibu dan Bayi

Kalsium membantu membentuk dan mempertahankan kekuatan tulang. Pada masa menyusui, kalsium juga penting untuk mendukung kontraksi otot, proses pembekuan darah, hingga perkembangan tulang bayi.

Dampak Kekurangan Kalsium Saat Menyusui

Jika kebutuhan kalsium harian tidak terpenuhi, ibu berisiko mengalami pengeroposan tulang. Pada jangka panjang, kondisi ini dapat memengaruhi status kesehatan ibu setelah masa menyusui. Sedangkan bayi juga harus mendapatkan cukup kalsium agar tumbuh optimal.

Daftar Makanan Tinggi Kalsium yang Dianjurkan

Ada banyak pilihan makanan tinggi kalsium yang aman dan mudah ditemukan. Menggabungkan beberapa sumber makanan akan membantu memenuhi kebutuhan harian ibu menyusui.

Sumber Kalsium Hewani

  • Susu dan produk olahannya (yogurt, keju) mengandung kalsium yang mudah diserap tubuh.

  • Ikan dengan tulang lunak seperti sarden dan teri segar juga kaya kalsium dan lezat untuk variasi menu.

Sumber Kalsium Nabati

  • Sayuran hijau seperti bayam dan brokoli bisa menjadi pilihan utama.

  • Tahu dan tempe mengandung kalsium alami yang tinggi.

  • Kacang-kacangan juga patut diandalkan untuk melengkapi kebutuhan harian.

Tips Memenuhi Kebutuhan Kalsium Harian

Agar asupan kalsium selalu tercukupi, penting mengetahui cara memenuhi porsinya setiap hari lewat makanan.

Porsi Harian yang Direkomendasikan

Berdasarkan rekomendasi Buku Panduan Klinis Suplementasi dan Terapi Kalsium, kebutuhan kalsium ibu menyusui sekitar 1.000 mg per hari.

Kombinasi Makanan dan Pola Konsumsi

Kebutuhan kalsium dapat dipenuhi dengan menggabungkan susu, ikan, tahu, serta sayuran dalam menu harian. Misal:

  • Sarapan: oatmeal dan susu

  • Makan siang: nasi, tahu, dan sayur bayam

  • Makan malam: ikan sarden dan brokoli

Pentingnya Variasi dan Konsistensi

Variasi makanan mencegah kebosanan dan memastikan asupan nutrisi lain ikut terpenuhi. NHS UK merekomendasikan pola makan seimbang agar ibu dan bayi mendapatkan manfaat maksimal.

Kapan Ibu Menyusui Membutuhkan Suplemen Kalsium?

Pada beberapa kondisi, suplemen kalsium bisa menjadi pilihan. Langkah ini perlu pertimbangan dan pengawasan profesional.

Tanda-Tanda Kekurangan Kalsium

Gejala seperti sering kram otot, kelelahan, atau nyeri tulang dapat menjadi indikasi tubuh kurang kalsium.

Konsultasi dengan Tenaga Kesehatan

Jika makanan harian sulit memenuhi kebutuhan, suplemen kalsium boleh diberikan setelah konsultasi dokter. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, ini menjadi solusi aman bila asupan dari sumber alami kurang optimal.

Kesimpulan

Makanan tinggi kalsium untuk ibu menyusui adalah bagian penting dari pola makan sehat selama masa laktasi. Pemilihan makanan yang tepat dan bervariasi dapat membantu memenuhi kebutuhan harian serta menjaga kesehatan ibu maupun bayi. Jika dirasa kurang mendapat asupan dari makanan, jangan ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan agar kebutuhan kalsium tetap tercukupi.

(Reviewed by Sari Khairinisa S.Gz)