Konten dari Pengguna

Perbandingan Kalsium dalam Susu Rendah Lemak vs Full Cream, Mana yang Lebih Baik

I

Info Gizi

Kumpulan artikel yang membahas seputar gizi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Gizi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Susu Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Susu Foto: Pixabay

Pengantar

Susu menjadi salah satu sumber utama kalsium, mineral penting bagi kesehatan tulang dan gigi. Namun, pertanyaan mendasar yang sering muncul pada masyarakat Indonesia apakah kandungan kalsium dalam susu rendah lemak sama baiknya dengan susu full cream?

Mengenal Susu Rendah Lemak dan Susu Full Cream

Definisi Susu Full Cream

Susu full cream merupakan produk susu yang diproses dengan mempertahankan hampir seluruh kandungan lemak alaminya. Umumnya, susu jenis ini mengandung sekitar 3,25% lemak dan menjadi sumber energi serta vitamin larut lemak.

Selain memberi rasa yang lebih kaya dan tekstur creamy, susu full cream juga tetap mempertahankan kandungan gizi utama, salah satunya kalsium.

Definisi Susu Rendah Lemak

Susu rendah lemak adalah susu yang telah melalui proses pengurangan kadar lemak, sehingga lemaknya menjadi sekitar 1 hingga 2%. Tujuan utamanya adalah untuk menurunkan jumlah kalori dan lemak jenuh sehingga lebih cocok untuk orang yang ingin membatasi asupan lemak harian atau menjaga berat badan.

Meski kadar lemaknya berkurang, susu rendah lemak tetap mengandung jumlah protein dan kalsium yang hampir sama dengan susu full cream sehingga masih dapat menjadi pilihan sumber kalsium.

Proses Pengolahan dan Perbedaan Utama

Perbedaan utama antara susu full cream dan susu rendah lemak terletak pada proses pengurangan kandungan lemaknya. Dalam proses pembuatan susu rendah lemak, sebagian lemak susu dipisahkan terlebih dahulu melalui proses penyaringan sehingga hasil akhirnya bertekstur lebih ringan dan kurang kental dibandingkan susu full cream. Sementara itu, susu full cream tetap mempertahankan lemak susu secara utuh sejak awal.

Kandungan Kalsium dalam Susu Rendah Lemak vs Full Cream

Perbandingan Kandungan Kalsium

Secara umum, kandungan kalsium dalam susu rendah lemak dan susu full cream per 100 ml tidak jauh berbeda. Rata-rata, dalam 100 ml susu full cream terkandung sekitar 120 miligram kalsium, sedangkan susu rendah lemak mengandung kisaran angka yang sangat mirip.

Artinya, proses pengurangan lemak dalam susu tidak mengubah kandungan kalsiumnya, karena mineral ini terdapat pada bagian cair susu, bukan pada lemaknya.

Faktor yang Mempengaruhi Kandungan Kalsium

Pengolahan susu menjadi versi rendah lemak tidak berpengaruh signifikan terhadap konsentrasi kalsium di dalamnya. Menurut FAO dalam buku Milk and Dairy Product in Human Nutritionm proses pengambilan lemak lebih berdampak pada vitamin yang larut dalam lemak, bukan mineral seperti kalsium. Karena itu, susu rendah lemak tetap memberikan asupan kalsium yang sebanding dengan versi full cream.

Manfaat Kalsium dari Susu untuk Kesehatan

Peran Kalsium dalam Tubuh

Tubuh manusia sangat membutuhkan kalsium untuk berbagai fungsi vital. Kalsium bukan hanya penting bagi kepadatan dan kekuatan tulang, melainkan juga dibutuhkan untuk kontraksi otot dan kerja sistem saraf.

Berdasarkan saran Kementerian Kesehatan dalam pedoman tabel angka kecukupan gizi, konsumsi harian kalsium untuk orang dewasa umumnya berkisar antara 1000 hingga 1200 miligram tergantung usia, jenis kelamin dan berat badan.

Manfaat Kesehatan Berdasarkan Penelitian

Susu dikenal sebagai sumber gizi lengkap karena mengandung protein, lemak, karbohidrat, serta berbagai vitamin dan mineral penting. Kombinasi zat gizi ini menjadikan susu berperan besar dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan, khususnya pada masa anak-anak dan remaja ketika pembentukan tulang dan otot berlangsung pesat.

Pada usia dewasa, kandungan kalsium dan protein pada susu membantu menjaga kepadatan tulang serta mengurangi risiko pengeroposan atau osteoporosis.

Dampak Konsumsi Susu Rendah Lemak dan Full Cream pada Kesehatan

Konsumsi Susu dan Risiko Berat Badan Berlebih

Perdebatan tentang susu rendah lemak dan susu full cream sering dikaitkan dengan risiko berat badan berlebih khususnya pada anak-anak. Menurut penelitian Therese A O'Sullivan dalam Whole-Fat or Reduced-Fat Dairy Product Intake, Adiposity, and Cardiometabolic Health in Children, konsumsi susu, baik rendah lemak maupun full cream, tidak menunjukkan perbedaan besar terhadap risiko kelebihan berat badan selama masih dalam jumlah wajar.

Namun, banyak produk susu siap minum, baik rendah lemak maupun full cream, mengandung tambahan gula untuk meningkatkan rasa. Jika dikonsumsi berlebihan, gula tambahan ini dapat meningkatkan risiko kelebihan berat badan, diabetes, dan gangguan kesehatan gigi.

Pertimbangan Lemak dan Vitamin pada Susu

Selain kalsium, kandungan lemak juga menjadi pertimbangan penting dalam memilih jenis susu. Lemak pada susu full cream memang lebih tinggi dan bisa meningkatkan asupan energi. Bagi orang yang perlu membatasi asupan lemak jenuh, misalnya penderita kolesterol tinggi, susu rendah lemak bisa menjadi pilihan yang lebih sesuai.

Vitamin yang larut dalam lemak, seperti vitamin D dan A, dapat lebih mudah diserap dari susu full cream karena kandungan lemaknya lebih tinggi. Meski begitu, kini banyak susu rendah lemak yang sudah difortifikasi dengan vitamin.

Rekomendasi Konsumsi Susu Berdasarkan Kebutuhan

Panduan Memilih Jenis Susu

Setiap kelompok usia memiliki kebutuhan gizi yang berbeda. Anak-anak dan remaja yang sedang dalam masa pertumbuhan biasanya membutuhkan lebih banyak energi dan gizi. Susu full cream dapat menjadi pilihan karena kandungan energinya lebih tinggi, selama dikonsumsi sesuai kebutuhan.

Bagi orang dewasa dan lansia yang menerapkan pola makan rendah lemak atau memiliki risiko kolesterol tinggi, susu rendah lemak adalah pilihan yang sesuai. Sedangkan, bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit metabolik, susu rendah bisa menjadi alternatif.

Cara Memaksimalkan Asupan Kalsium dari Susu

Agar kalsium dari susu terserap optimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Konsumsi susu sebaiknya dibarengi pola makan seimbang kaya vitamin D agar penyerapan kalsium lebih maksimal. Selain itu, olahraga teratur dan asupan sayur atau buah dapat memperkuat manfaat susu bagi kesehatan tulang.

Penutup

Kandungan kalsium dalam susu rendah lemak dan susu full cream pada dasarnya hampir sama, sehingga pemilihan jenis susu dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan masing-masing. Selain memperhatikan jenis susu, konsumen juga perlu mewaspadai adanya kandungan gula tambahan dalam produk susu di pasaran.