1 Liter Bensin Berapa Km? Ini Cara Menghitungnya

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penggunaan bensin untuk kendaraan menjadi hal yang diperhatikan oleh setiap pemilik kendaraan bermotor. Dengan menghitung konsumsi bahan bakar, pengendara dapat mempersiapkan biaya yang harus dikeluarkan untuk menempuh perjalanan.
Secara umum, konsumsi bensin pada kendaraan dapat berbeda-beda. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti teknologi mesin, kecepatan kendaraan, hingga kompresi mesin.
Akan tetapi, pengendara dapat menghitung penggunaan 1 liter bensin untuk berapa km dengan beberapa rumus. Simak rangkumannya berikut ini.
1 Liter Bensin Berapa Km?
Dalam menentukan seberapa jauh jarak yang dapat ditempuh oleh kendaraan setiap 1 liter bensin dapat dihitung dengan menggunakan beberapa metode.
Sebagi gambaran yang dapat membantu mempersiapkan perjalanan, berikut rumus menghitung konsumsi bahan bakar bensin yang telah dirangkum dari berbagai sumber.
1. Metode Full to Full
Salah satu metode yang bisa dipakai adalah metode full to full. Langkah-langkah perhitungan antara lain:
Isi tangki BBM pada kendaraan hingga penuh.
Catat angka yang tertera pada odometer sebelum menggunakan kendaraan. Odometer menunjukkan akumulasi jarak yang sudah ditempuh.
Gunakan kendaraan seperti biasanya sampai hampir habis atau menyisakan 10 persen. Hal ini supaya kinerja mesin tetap terjaga.
Catat angka pada odometer setelah mesin sudah dimatikan.
Apabila sudah mendapatkan angka-angka dari odometer, maka bisa melakukan perhitungan dengan rumus metode full to full. Adapun rumus menghitung konsumsi BBM yaitu:
(Odometer akhir – Odometer awal) / Jumlah liter BBM
Sebagai contoh, Adit ingin menghitung penggunaan bahan bakar mobilnya. Angka pada odometer sebelum berangkat adalah 30.000 km. Ia kemudian mengisi penuh tangki sebanyak 43 liter.
Ketika bensin hampir habis, angka di odometer menunjukkan 30.600 km. Dari angka-angka tersebut bisa diterapkan pada rumus (odometer akhir – odometer akhir)/jarak liter BBM.
(30.600 km – 30.000 km)/43 liter = 13,9 km/liter.
Dengan begitu, berdasarkan rumus tersebut konsumsi 1 liter bensin dapat menempuh jarak 13,9 km.
Baca Juga: Kapasitas Tangki Nmax 2023 Berapa? Ini Besarannya
2. Metode Multi Information Display (MID)
Konsumsi bahan bakar juga dapat diketahui dengan MID. Fitur ini berbentuk layar yang sudah terintegrasi dengan panel instrumen yang terdapat di mobil.
Pada umumnya, fitur ini terletak di depan setir kemudi bersamaan dengan Spedometer, Fuel Meter, Tachometer Temperatur Mesin, Odometer, dan sebagainya.
Melalui layar ini, pengendara akan mendapatkan informasi seputar konsumsi bahan bakar dan jarak tempuh kendaraan. Tingkat konsumsi bahan bakar diperoleh dari jumlah bensin yang dibawa oleh injektor dan dihitung oleh Electronic Control Unit.
Adapun informasi yang bisa tertera pada MID, antara lain:
Range: indikator yang memberikan informasi jumlah sisa kapasitas bensin di tangki. Biasanya disajikan dengan satuan hitungan kilometer atau km.
Odometer: indikator yang sudah ditempuh oleh mobil.
AVG Average: indikator yang berfungsi untuk mengetahui rata-rata bensin yang digunakan saat mengendarai mobil pada jarak tertentu.
Trip A dan B: fitur ini digunakan untuk mengukur jarak antara posisi jarak antara kota A dan jarak kota B.
(SA)
