4 Penyebab Aki Mobil Tekor yang Paling Umum

Konten dari Pengguna
18 April 2024 17:12 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi aki mobil Foto: BruceEmmerling/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi aki mobil Foto: BruceEmmerling/Pixabay
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Aki merupakan komponen yang berfungsi sebagai sumber kelistrikan pada kendaraan. Bagian ini dapat menyimpan dan menyalurkan daya listrik ke komponen mobil yang membutuhkan daya.
ADVERTISEMENT
Jika aki tekor atau tidak berfungsi dengan baik, maka hal tersebut tentu akan mengganggu kinerja komponen-komponen mobil yang lain. Sementara itu, ada banyak penyebab aki mobil tekor.
Dengan mengetahui berbagai hal yang bisa menyebabkan aki tekor, akan membantu pengguna mobil untuk mengambil tindakan pencegahan agar terhindar dari kerusakan.

Penyebab Aki Mobil Tekor

Ilustrasi mengecek aki mobil. Foto: Shutterstock
Terdapat beberapa hal yang bisa menyebabkan aki mobil menjadi tekor. Dalam laman Suzuki Indonesia disebutkan bahwa aki tekor bisa terjadi karena sejumlah faktor, sesuai dengan kondisi dan pemakaiannya.

1. Aki Mobil Sudah Tua

Seperti komponen mobil yang lain, aki juga memiliki masa pakai yang terbatas. Umur rata-rata aki mobil adalah antara 3 hingga 5 tahun.
Seiring bertambahnya usia baterai, penyimpanan daya listrik pasti semakin berkurang dan menjadi kurang efisien dalam menghasilkan energi listrik.
ADVERTISEMENT
Oleh karena itu, untuk mencegah masalah terkait usia baterai, sangat penting untuk mematuhi rekomendasi pabrikan mengenai interval penggantian baterai. Hal ini untuk memastikan kondisi mesin mobil tetap prima.

2. Kesalahan dalam Perawatan Aki

Mengabaikan perawatan aki mobil yang baik juga bisa menyebabkan aki mudah tekor.
Adapun perawatan rutin yang perlu dilakukan mencakup pemeriksaan korosi pada aki dan membersihkannya. Kemudian memastikan aki terpasang dengan aman, serta penting untuk memeriksa tanda-tanda kebocoran atau kerusakan fisik.
Mengatasi masalah ini dengan segera dapat memperpanjang umur aki dan meningkatkan kinerja sistem kelistrikan secara keseluruhan.

3. Kerusakan pada Alternator

Alternator merupakan komponen yang berfungsi sebagai pembangkit listrik yang menyediakan suplai listrik untuk kendaraan. Jika alternator rusak, maka akan berdampak langsung sistem pengisian daya.
ADVERTISEMENT
Hal ini bisa menyebabkan pengisian daya baterai kurang atau berlebihan. Kedua kondisi tersebut dapat mengurangi masa pakai baterai secara signifikan.
Lakukan perbaikan atau penggantian dengan tepat waktu untuk memastikan aki menerima muatan dan voltase yang benar, sehingga memaksimalkan masa pakainya.

4. Terlalu Banyak Aksesoris

Pengguna mobil sering kali memasang berbagai macam aksesoris beraneka macam supaya interior lebih menarik, seperti audio, lampu, dan lainnya.
Kendati demikian, hal ini justru akan membuat masalah baru pada mobil apabila penambahan aksesoris elektronik mobil dilakukan berlebihan.
Semakin banyak modifikasi yang dilakukan, maka membuat aki mobil bekerja lebih banyak dari yang seharusnya. Jika tidak diimbangi dengan sumber listrik yang memadai, tentu akan membuat aki mobil mudah tekor.
Oleh karena itu, pastikan untuk mencari informasi spesifikasi aksesoris mobil yang akan dipasang, supaya dapat mengetahui apakah aki mobil mampu menopang daya listrik tersebut atau tidak.
ADVERTISEMENT
Demikian adalah sejumlah hal yang umum terjadi yang dapat membuat aki mobil mudah tekor.
(SA)