Konten dari Pengguna

5 Jenis Rangka Motor yang Paling Umum Digunakan

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sepeda motor. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Sepeda motor. Foto: Pexels

Rangka motor adalah komponen penting yang menentukan stabilitas, kekuatan, dan kenyamanan sebuah sepeda motor. Berbagai jenis rangka motor dirancang untuk memenuhi kebutuhan kendaraan tersebut, mulai dari balap hingga touring.

Masing-masing rangka motor ini memiliki keunggulan serta kekurangannya sendiri. Artikel ini akan mengulas beberapa jenis rangka motor yang paling umum digunakan serta kelebihan dan kekurangannya.

Jenis Rangka Motor

Sepeda motor. Foto: Unsplash

Dikutip dari buku Pemeliharaan Sasis Sepeda Motor SMK/MAK Kelas XII. Program Keahlian Teknik Otomotif karya Z. Furqon, S.T. dan Drs. Joko Pramono, berikut jenis-jenis rangka motor lengkap dengan kelebihan dan kekurangannya.

1. Rangka Backbone (Spine Frame)

Rangka backbone adalah salah satu jenis rangka yang paling sederhana. Struktur utamanya berupa batang tunggal yang membentang dari bagian depan hingga belakang motor.

Kelebihan

  • Mudah diproduksi dan dirawat.

  • Karena desainnya yang sederhana, biaya produksi lebih rendah.

Kekurangan

  • Kurang cocok untuk motor berperforma tinggi karena kekuatannya yang terbatas.

  • Memberikan sedikit fleksibilitas dalam hal desain.

2. Rangka Double Cradle

Rangka double cradle terdiri dari dua batang yang membentang dari depan ke belakang, mirip dengan rangka backbone, tetapi dengan tambahan batang penguat.

Kelebihan

  • Menawarkan stabilitas yang lebih baik dibandingkan rangka backbone.

  • Lebih kuat dan mampu menahan beban lebih berat.

Kekurangan

  • Cenderung lebih berat, yang dapat mempengaruhi kinerja dan konsumsi bahan bakar.

  • Lebih rumit untuk diproduksi dan diperbaiki.

Baca juga: 5 Bahaya Kampas Kopling Motor Habis yang Umum Terjadi

3. Rangka Perimeter (Twin Spar Frame)

Rangka perimeter sering digunakan pada motor sport dan balap. Rangka ini terdiri dari dua batang utama yang mengelilingi mesin dan menyambung ke suspensi depan dan belakang.

Kelebihan

  • Memberikan stabilitas dan kekuatan yang sangat baik, ideal untuk motor berkecepatan tinggi.

  • Menawarkan distribusi berat yang lebih merata, meningkatkan handling.

Kekurangan

  • Lebih mahal untuk diproduksi karena desain dan bahan yang digunakan.

  • Lebih rumit dan sulit untuk diperbaiki.

4. Rangka Trellis

Rangka trellis terdiri dari pipa-pipa baja yang disusun dalam bentuk jaringan atau rangkaian segitiga, memberikan kekuatan yang optimal dengan bobot minimal.

Kelebihan

  • Kombinasi yang baik antara kekuatan dan berat yang ringan.

  • Desainnya sering dianggap menarik secara visual.

Kekurangan

  • Bisa lebih mahal karena kompleksitas pembuatannya.

  • Memerlukan perawatan lebih khusus untuk memastikan tidak ada kerusakan pada pipa-pipanya.

5. Rangka Monokok

Rangka monokok adalah desain di mana seluruh bodi motor berfungsi sebagai rangka. Rangka ini sering digunakan pada motor balap dan beberapa motor premium.

Kelebihan

  • Memberikan kekuatan dan kekakuan yang sangat baik.

  • Desain yang memungkinkan aerodinamika yang lebih baik.

Kekurangan

  • Sangat mahal untuk diproduksi dan diperbaiki.

  • Membuat akses ke komponen mesin lebih sulit.

(NDA)