Konten dari Pengguna

Aki Mobil Sering Tekor, Ini 5 Penyebabnya

Infootomotif

Infootomotif

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi aki mobil. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi aki mobil. Foto: Pexels

Aki mobil merupakan salah satu komponen terpenting pada kendaraan. Bagian ini menjadi sumber energi bagi mobil untuk menyalakan mesin dan memberi daya pada komponen listrik yang ada.

Jika aki tekor, maka tentu saja hal ini akan secara langsung berdampak pada kinerja komponen mobil yang menjadi terganggu. Supaya mencegah kerusakan lebih lanjut, pengguna mobil perlu tahu apa saja hal-hal yang membuat aki cepat habis.

Simak pembahasan lengkap di bawah ini untuk mengetahui penyebab aki mobil sering tekor.

Penyebab Aki Mobil Sering Tekor

Ilustrasi penyebab aki mobil sering tekor. Foto: Unsplash

Aki mobil yang cepat tekor dapat disebabkan oleh adanya komponen yang rusak hingga perawatan kendaraan yang salah. Berdasarkan penjabaran dari laman Battries Plus, faktor-faktor yang berperan dalam kerusakan aki mobil adalah sebagai berikut.

1. Kerusakan pada Alternator

Salah satu penyebab utama aki mobil cepat tekor adalah alternator yang rusak. Komponen ini berfungsi sebagai pembangkit listrik yang menyediakan suplai listrik untuk kendaraan.

Jika alternator rusak, ia tidak bisa memberikan daya yang cukup pada aki sehingga membuat aki mudah terkuras habis.

Baca Juga: Cara Merawat Aki Mobil yang Benar agar Tidak Mudah Tekor

2. Usia Aki Sudah Tua

Aki mobil dapat mulai menimbulkan masalah seiring waktu penggunaannya. Jika komponen ini sudah tua dan usang, maka akan mengalami korosi atau penurunan performa.

Meskipun usia rata-rata aki biasanya lima tahun, namun masa pakai aki bergantung pada berbagai faktor seperti seberapa sering aki digunakan, kondisi cuaca, dan beban yang diberikan pada aki.

3. Adanya Korosi pada Aki

Terminal positif dan negatif yang terhubung ke aki terkadang dapat terlepas seiring berjalannya waktu. Terminal-terminal ini juga dapat mengalami korosi.

Jika terminal aki longgar atau terkorosi, dapat mengganggu kemampuan baterai untuk menyalurkan daya, sehingga kendaraan tidak dapat dihidupkan.

Untuk membantu mencegah masalah terkait korosi, pengguna mobil dapat membersihkan terminal aki mobil secara teratur.

4. Suhu Ekstrem

Suhu yang ekstrem juga dapat mempengaruhi kinerja baterai, baik itu suhu yang terlalu dingin atau terlalu panas.

Pada temperatur yang lebih tinggi bisa menyebabkan penguapan elektrolit, yang memperlambat pengisian daya dan bahkan dapat merusak komponen baterai.

Sementara pada suhu yang terlalu dingin dapat memperlambat lektron di dalam baterai. Kondisi ini memengaruhi kecepatan pengisian daya aki dan kemampuannya untuk mengisi daya.

5. Terlalu Banyak Aksesoris

Mobil yang terlalu banyak memasang aksesoris seperti seperti audio, lampu, dan lainnya juga dapat berperan untuk memperpendek usia pakai aki,

Semakin banyak modifikasi yang dilakukan, maka membuat aki mobil bekerja lebih banyak dari yang seharusnya. Jika tidak diimbangi dengan sumber listrik yang memadai, tentu akan membuat aki mobil mudah tekor.

(SA)