Konten dari Pengguna

Akibat Jika Ban Kempes Dipaksa Jalan, Ini Dampaknya

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ban kempes. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ban kempes. Foto: Unsplash

Mengemudi dengan ban kempes merupakan salah satu kesalahan yang kerap diabaikan pengendara. Meski tampak sepele, memaksakan kendaraan terus berjalan bisa menimbulkan dampak merugikan hingga bahaya.

Lantas, apa saja akibat jika ban kempes dipaksa jalan? Cari tahu penjelasan lengkapnya berikut supaya bisa melakukan langkah-langkah pencegahan yang tepat.

Akibat Jika Ban Kempes Dipaksa Jalan

Ilustrasi akibat berkendara dengan ban kempes. Foto: Pexels

Memaksa berkendara dengan kondisi ban kempes bisa menimbulkan beberapa konsekuensi negatif. Mengutip dari laman Motolite, dampak yang ditimbulkan antara lain sebagai berikut.

1. Risiko Ban Pecah

Terus mengemudi dengan ban kempes akan memberikan banyak tekanan pada bagian samping ban. Hal ini terjadi karena ban kehilangan udara dan menyebabkan dinding ban menekuk dalam waktu cukup lama.

Seiring waktu, kondisi ini bisa membuat benang ban pada dinding samping akan putus, sehingga meningkatkan risiko ban pecah, terutama pada kecepatan tinggi.

Baca Juga: Penyebab Ban Mobil Pecah, Ini 6 Faktor yang Sering Terjadi

2. Kerusakan pada Velg

Melanjutkan mengemudi dengan ban kempes bisa membuat velg berpotensi mengalami kerusakan.

Saat ban kehilangan tekanan angin, velg akan bersentuhan langsung dengan permukaan jalan saat berkendara. Benturan dengan jalan inilah yang dapat membuat velg penyok atau bahkan retak.

Velg yang rusak tidak hanya menganggu struktur internal ban tetapi juga menimbulkan risiko yang membahayakan keselamatan berkendara.

3. Kendali Kendaraan Tidak Stabil

Ban yang kempes mengurangi traksi dan kemampuan ban untuk berinteraksi dengan permukaan jalan secara optimal.

Kurangnya daya cengkeram inilah yang membuat kendaraan lebih sulit dikendalikan, terutama saat melakukan manuver mendadak atau berbelok.

Bentuk ban yang berubah membuat bobot mobil tidak terdistribusi secara merata sehingga menimbulkan tarikan ke satu sisi. Hilangnya kendali ini juga meningkatkan risiko kecelakaan saat pengemudi kesulitan mempertahankan kendaraan pada jalur yang diinginkan.

4. Membahayakan Keselamatan

Ban yang kempes memiliki risiko lebih tinggi untuk meledak saat kendaraan melaju pada kecepatan tinggi. Ledakan ban bisa menyebabkan pengemudi kehilangan kendali dan berpotensi mengalami kecelakaan.

Berjalan dengan ban kempes tidak hanya meningkatkan risiko pecah atau bocor, tetapi juga menurunkan kinerja ban secara keseluruhan. Daya cengkeram yang berkurang juga membuatnya lebih rentan tergelincir.

Penting untuk segera mengatasi ban kempes untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan memastikan keselamatan berkendara pengemudi maupun penumpang.

5. Konsumsi Bahan Bakar Lebih Boros

Berkendara dengan ban kempes akan meningkatkan bidang kontak yang menyentuh jalan. Ini berarti mesin kendaraan harus bekerja lebih keras untuk menggerakkan mobil.

Untuk mendapatkan tenaga besar ini, kendaraan membutuhkan asupan bensin yang tinggi pula. Hal tersebut menyebabkan konsumsi bahan bakar meningkat.

(SA)