Aman Berkendara saat Cuaca Berkabut, Ikuti 5 Tips Ini

Konten dari Pengguna
11 Juli 2024 13:41 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi berkendara saat cuaca berkabut. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi berkendara saat cuaca berkabut. Foto: Pexels
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Berkendara dalam cuaca berkabut menjadi tantangan besar bagi para pengemudi. Adanya kabut dapat mengurangi visibilitas sehingga setiap pengendara perlu berhati-hati supaya tetap aman di jalan raya.
ADVERTISEMENT
Jalanan tertutup kabut tebal biasanya terjadi setelah turun hujan yang lebat atau berada di daerah pegunungan. Jika berkendara dalam kondisi tersebut, penting untuk memahami strategi apa saja yang bisa diterapkan untuk menghadapi cuaca ini.
Pada uraian di bawah ini disajikan sejumlah tips bagi pengendara untuk membantu berkendara dengan aman saat cuaca berkabut.

Tips Aman Berkendara saat Cuaca Berkabut

Ilustrasi tips aman berkendara sata cuaca berkabut. Foto: Pexels
Mengutip dari laman Safe in The Seat, berikut ini adalah sederet tips aman mengemudikan kendaraan saat cuaca sedang berkabut. Beberapa hal berikut membantu pengemudi menavigasi jalan dan mengurangi risiko kecelakaan.

1. Nyalakan Lampu Kabut

Cuaca yang berkabut dapat mengurangi visibilitas pengemudi. Untuk membantu mendapatkan penglihatan yang jelas, maka dapat disiasati dengan menyalakan lampu kabut atau lampu sorot rendah.
ADVERTISEMENT
Kondisi seperti ini kerap kali membuat pengemudi tergoda untuk menghidupkan lampu depan yang jauh. Namun, tindakan ini rupanya tidak disarankan.
Pasalnya, cahaya dapat memantulkan partikel air dalam kabut dan dapat menciptakan sinar yang menyilaukan.

2. Kurangi Kecepatan Kendaraan

Pengendara perlu mengurangi kecepatan saat berkendara di tengah kondisi berkabut. Hal ini supaya pengendara memiliki waktu dan ruang yang cukup apabila mengharuskan pengereman mendadak.

3. Jaga Jarak Aman

Selain mengatur kecepatan, penting pula untuk menjaga jarak aman dengan kendaraan yang ada di depan.
Kabut dapat membuat reaksi dan jarak pengereman menjadi lebih lambat, sehingga penting untuk memberi ruang ekstra supaya tidak terjadi tabrakan.

4. Gunakan Wiper dan Defogger Kaca Depan

Kabut dapat menghasilkan banyak kelembapan berlebih. Pada suhu yang lebih dingin, kelembapan sering kali menyebabkan kaca depan berembun.
ADVERTISEMENT
Kondisi ini tentu akan semakin menghalangi pandangan saat berkendara. Untuk mencegah kelembapan terkumpul di kaca depan, gunakan wiper dan defogger.
Kedua fitur ini akan memastikan pengemudi mendapatkan pandangan yang optimal meski dalam cuaca berkabut.

5. Tetap Tenang dan Fokus

Kondisi cuaca berkabut dapat menimbulkan kepanikan pada beberapa pengemudi. Oleh karena itu, usahakan untuk tetap tenang dan fokus pada jalan.
Hindari gangguan di dalam kendaraan untuk mempertahankan konsentrasi penuh. Beberapa gangguan yang umum terjadi termasuk penggunaan ponsel, makan, meraih sesuatu, ada aktivitas lain yang bisa mengurangi fokus berkendara.
Selain itu, untuk membantu supaya berkendara dengan aman, pengemudi dapat mengikuti garis marka dan rambu-rambu lalu lintas. Fokus pada garis marka membantu pengendara melaju sesuai pada jalurnya.
ADVERTISEMENT
(SA)