Apa Itu ABS pada Motor? Ini Pengertian, Komponen Penyusun, dan Cara Kerjanya

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat ini, sudah banyak pabrikan sepeda motor yang menerapkan Anti Lock Braking System (ABS) pada kendaraan produksinya. Apa itu ABS pada motor?
Mengutip buku Chassis Kendaraan Ringan oleh Febrian, dkk., ABS merupakan sistem pengereman pada kendaraan yang bekerja agar tidak terjadi penguncian saat pengendara mengerem secara mendadak.
Rem ABS hadir sebagai solusi agar kendaraan tidak tergelincir, sehingga bisa mendukung keselamatan pengemudi saat berkendara. Simak terus uraian ini untuk lebih mengenal apa itu ABS pada motor.
Komponen Penyusun Rem ABS Pada Motor
Berdasarkan buku Pemeliharaan Sasis Sepeda Motor SMK/MAK Kelas XI karya Z. Furqon, S.T. dan Drs. Joko Pramono, berikut komponen-komponen penyusun rem ABS pada motor:
1. Sensor kecepatan
Fungsi dari sensor kecepatan ini adalah untuk membaca kecepatan putaran roda. Pada umumnya sensor kecepatan ini dipasang pada setiap roda.
2. Katup pengereman
Katup pengereman pada rem ABS dikendalikan memakai komputer atau yang biasa disebut sebagai sistem komputerisasi. Komponen ini terbagi lagi menjadi tiga bagian, di antaranya:
a. Katup posisi satu
Berupa sebuah keadaan dari katup pengereman dalam keadaan terbuka secara penuh, yang berakibat tekanan pada minyak rem dalam posisi penuh sehingga bisa diteruskan ke bagian rem.
b. Katup posisi dua
Berupa sebuah keadaan dari katup pengereman akan menutup tekanan rem akibatnya tidak diteruskan ke dalam rem meskipun saat itu pengemudi sepeda motor tersebut telah menginjak pedal rem.
c. Katup posisi tiga
Berupa sebuah keadaan dari katup pengereman berusaha menghalangi sebagian tekanan rem, dan hanya setengah saja yang akan diteruskan ke minyak rem.
Akibatnya, tekanan rem tetap setengah meskipun pengemudi sepeda motor tersebut telah menginjak rem secara penuh.
3. Pompa
Fungsi dari pompa dalam rem ABS adalah untuk mengembalikan tekanan terhadap rem yang dilepaskan katup rem.
4. Kontroler
Kegunaannya adalah sebagai pengendali atau kontroler pengereman. Atau dengan kata lain sebagai otak pengendali aktivitas katup serata mengontrol sensor kecepatan.
Baca juga: Teknik yang Benar Menggunakan Rem ABS Saat Ngerem Mendadak
Cara Kerja Rem ABS Pada Motor
Menurut Z. Furqon, S.T. dan Drs. Joko Pramono dalam bukunya yang bertajuk Pemeliharaan Sasis Sepeda Motor SMK/MAK Kelas XI, cara kerja rem ABS pada motor sangat canggih, yakni sebagai berikut:
Pada saat mengurangi tekanan rem pada kaliper pada kondisi tertentu, rem sepeda motor dengan ABS ini terdapat sensor yang berfungsi sebagai pendeteksi kecepatan, dan sensor tersebut selanjutnya akan membaca jika kendaraan sedang melaju dan mengalami penurunan kecepatan secara drastis.
Selanjutnya sensor kecepatan akan memberikan informasi kepada perangkat yang bernama ECU (Electronic Control Unit) dan menganalisanya lebih lanjut.
Tahap selanjutnya, apabila roda motor dalam posisi benar-benar mengunci, maka ECU akan menutup sebuah katup yang membuat minyak rem terhambat akibatnya tekanan piston pada kaliper rem pun berkurang, secara otomatis juga ECU menghitung laju motor jika terdeteksi roda aman dari gejala mengunci maka sistem akan kembali seperti semula.
Sistem kerja rem seperti ini dilakukan dengan sangat cepat bahkan dalam 1 detik saja sistem sanggup mengerjakan prosesnya hingga 15 kali.
(NDA)
