Apa Itu Kode MIL Yamaha? Ini Penjelasannya

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sepeda motor injeksi sudah banyak yang dilengkapi dengan Malfunction Indicator Lamp (MIL). Fitur ini juga dijumpai pada motor-motor keluaran Yamaha.
Lampu MIL terletak di panel instrumen motor atau speedometer. Kedipan lampu indikator dapat menunjukkan informasi kerusakan atau masalah pada rangkaian sistem injeksi kendaraan.
Untuk memahami apa itu yang dimaksud dengan kode MIL Yamaha dan arti dari masing-masing kodenya, simak ulasan selengkapnya pada sajian informasi di bawah ini.
Apa itu Kode MIL Yamaha?
Motor injeksi Yamaha dilengkapi dengan fitur Malfunction Indicator Lamp (MIL). Lampu indikator engine check ini biasanya berwarna oranye dan ikut menyala ketika motor dihidupkan, akan tetapi setelah itu langsung padam.
Namun jika lampu tetap berkedip, maka hal tersebut bisa mengindikasikan adanya permasalahan pada motor. Umumnya, lampu MIL Yamaha memiliki dua jenis kedipan, yaitu kedipan lambat dan kedipan cepat.
Satu kedipan lambat bernilai 10, sedangkan satu kedipan cepat dihitung 1. Dengan demikian, jika terdapat dua kedipan panjang dan empat kedipan pendek, maka kode MIL bernilai 24.
Baca Juga: 5 Tanda Injeksi Motor Rusak yang Paling Umum
Mengenal Arti Kode MIL Yamaha
Pengguna motor Yamaha dapat membaca arti kode MIL berdasarkan jumlah kedipan lampu yang ditampilkan. Selain kode kedipan, pada motor keluaran terbaru seperti Yamaha Nmax 155 atau Aerox 155, ditampilkan pula kode yang bertuliskan Er_1 hingga Er_4.
Untuk membantu menemukan masalah yang terjadi, berikut ini adalah beberapa arti kode MIL yang dikutip dari laman Yamaha Deta Group.
Kedipan bernilai 12, artinya terdapat gangguan pada Crankshaft Position Sensor/Pulser atau sinyal yang diterima CPS tak normal.
Kedipan bernilai 13, artinya ada kendala pada Intake Pressure Sensor lepas atau terjadi hubungan arus pendek.
Kedipan bernilai 14, artinya Intake Pressure Sensor mengalami malfungsi.
Kedipan bernilai 15, artinya terjadi gangguan pada Throttle Position Sensor.
Kedipan bernilai 16, artinya Throttle Position Sensor mengalami kemacetan.
Kedipan bernilai 19, artinya Side Stand Switch lepas atau putus.
Kedipan bernilai 21, artinya Coolant Temperature Sensor lepas atau korslet.
Kedipan bernilai 22, artinya Intake Temperature Sensor terlepas atau terjadi hubungan arus pendek.
Kedipan bernilai 24, artinya terdapat masalah pada O2 Sensor.
Kedipan bernilai 28, artinya ada gangguan pada Engine Temperature Sensor.
Kedipan bernilai 30, artinya sepeda motor telah terjatuh.
Kedipan bernilai 37, artinya ada kerusakan pada Idle Speed Control atau ISC Valve.
Kedipan bernilai 39, artinya terdapat kerusakan pada Fuel Injector.
Kedipan bernilai 41, artinya Lean Angle Sensor mengalami gangguan.
Kedipan bernilai 42, artinya Speed Sensor bagian roda depan sedang bermasalah, penerimaan sinyal tidak normal.
Kedipan bernilai 44, artinya terdapat gangguan pada Chip EEPROM.
Kedipan bernilai 46, artinya aliran listrik menuju ke sistem FI tidak normal.
Kedipan bernilai 50, artinya memori ECU rusak.
Kedipan bernilai 61, artinya ISC tak bekerja.
Kedipan bernilai 79, artinya udara yang masuk pada ruang bakar terlalu banyak,
Kedipan bernilai 84, artinya terjadi gangguan pada Selenoid VVA.
(SA)
