Apa yang Dimaksud dengan Rolling Resistance pada Ban? Ini Penjelasannya

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada banyak cara untuk menghemat konsumsi bahan bakar kendaraan, salah satunya adalah rolling resistance pada ban. Lalu, apa yang dimaksud dengan rolling resistance pada ban?
Mengutip Continental Tires, rolling resistance (tahanan gelinding) merupakan istilah yang merujuk pada gaya menahan pergerakan ban saat bergulir di permukaan jalan.
Rolling resistance terjadi karena deformasi ban saat bersentuhan dengan permukaan jalan. Agar lebih jelas, simak informasi lengkap seputar rolling resistance pada ban dalam uraian berikut ini.
Apa yang Dimaksud dengan Rolling Resistance pada Ban?
Ketika ban berputar, bagian yang menyentuh jalan akan mengalami sedikit perubahan bentuk dan hal ini menyebabkan hilangnya energi dalam bentuk panas. Energi yang hilang ini merupakan bagian dari rolling resistance.
Menurut Bridgestone Tire, faktor-faktor seperti tekanan ban, desain tapak, dan bahan yang digunakan dalam pembuatan ban semuanya berkontribusi terhadap tingkat rolling resistance. Berikut penjelasannya masing-masing:
Tekanan Ban: Ban yang tidak dipompa dengan tekanan yang tepat akan mengalami deformasi lebih besar dan meningkatkan rolling resistance. Oleh karena itu, menjaga tekanan ban yang sesuai sangat penting untuk mengurangi hambatan gulir dan meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Desain Tapak: Desain tapak yang lebih halus cenderung memiliki rolling resistance yang lebih rendah dibandingkan dengan tapak yang lebih kasar. Ban dengan pola tapak yang dirancang khusus untuk mengurangi rolling resistance dapat memberikan keuntungan dalam hal efisiensi bahan bakar.
Bahan Ban: Bahan yang digunakan dalam pembuatan ban, seperti karet dan komponen lainnya, juga memengaruhi rolling resistance. Ban dengan komposisi material yang lebih canggih biasanya dirancang untuk mengurangi deformasi dan panas yang dihasilkan selama berkendara.
Kecepatan dan Beban Kendaraan: Kecepatan tinggi dan beban berat dapat meningkatkan rolling resistance. Ini karena deformasi ban lebih besar ketika kendaraan bergerak cepat atau membawa beban berat, sehingga lebih banyak energi yang hilang.
Baca Juga: Apa Itu Ban RFT? Ini Pengertian, Cara Kerja, Keunggulan, dan Kekurangannya
Dampak Rolling Resistance pada Efisiensi Bahan Bakar
Rolling resistance berperan dalam menentukan efisiensi bahan bakar kendaraan. Ban dengan rolling resistance rendah memerlukan lebih sedikit energi untuk mempertahankan pergerakan, sehingga mesin kendaraan tidak perlu bekerja terlalu keras.
Penelitian yang dilakukan Departemen Energi AS mencatat bahwa penggunaan ban dengan rolling resistance rendah dapat menghemat bahan bakar sebesar 10% bagi pengemudi.
Namun, bagi sebagian besar pengemudi, penghematan bahan bakarnya hanya sekitar 3%. Meski persentasenya rendah, angka-angka tersebut dapat bertambah seiring berjalannya waktu dan bisa menghemat pengeluaran bahan bakar dan limbah.
(NDA)
