Konten dari Pengguna

Apakah Ban Tubeless Bisa Ditambal? Ini Penjelasannya

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ban tubeless. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ban tubeless. Foto: Pexels

Ban tubeless adalah jenis ban yang tidak menggunakan ban dalam. Jenis ban ini dirancang dengan dinding yang lebih tebal dan rapat, sehingga udara bisa langsung diisi ke dalam ban tanpa perlu tambahan ban lain.

Keuntungan utama ban tubeless yaitu lebih tahan bocor. Bahkan, ban tubeless tetap bisa digunakan meskipun mengalami kebocoran kecil, karena tekanan udara tidak langsung hilang seperti pada ban yang menggunakan ban dalam.

Walau demikian, kebocoran kecil pada ban tubeless tetap bisa menjadi semakin besar jika tidak mendapat perawatan yang tepat. Adapun cara mengatasi kebocoran ban pada ban tanpa ban dalam bisa dengan menambalnya. Lalu, apakah ban tubeless bisa ditambal?

Apakah Ban Tubeless Bisa Ditambal?

Ilustrasi ban tubeless. Foto: Pexels

Mengutip buku Pemeliharaan Sasis Sepeda Motor SMK/MAK Kelas XII. Program Keahlian Teknik Otomotif oleh Z. Furqon, S.T. dan Drs. Joko Pramono, ban tubeless yang bocor bisa diatasi dengan menambalnya.

Namun, ban tubeless yang alami kebocoran terlalu besar atau berada di sisi ban yang lebih tipis kemungkinan tidak bisa ditambal dengan aman. Jika kebocoran terjadi di area ini, disarankan untuk mengganti ban demi keselamatan.

Sebelum memutuskan untuk menambal ban tubeless, sebaiknya periksa kondisi keseluruhan ban terlebih dahulu. Jika ban sudah terlalu aus atau memiliki kerusakan lain, penggantian ban bisa menjadi pilihan yang lebih bijak.

Baca juga: Tekanan Angin Ideal untuk Ban Tubeless Mobil, Begini Ketentuannya

Cara Menambal Ban Tubeless

Ilustrasi tambal ban tubeless. Foto: Unsplash

Dikutip dari laman Wahana Honda, cara paling mudah dan aman untuk tambal ban tubeless yaitu menggunakan cairan anti bocor. Selain itu, tambal ban tubeless yang bocor besar juga bisa dilakukan dengan metode tip top. Berikut masing-masing penjelasannya.

1. Tambal ban tubeless menggunakan cairan anti bocor

Cairan anti bocor dipercaya dapat meminimalisasi terjadinya kebocoran pada ban tubeless karena secara otomatis menutup bagian yang bocor. Penggunaan cairan ini pun cukup mudah, berikut langkah-langkahnya:

  1. Sediakan cairan anti ban bocor. Anda bisa mendapatkannya di bengkel tambal ban.

  2. Setelah itu, Anda tinggal memasukkan cairan melalui lubang pengisian angin.

  3. Tunggu hingga cairan kering, dan pastikan bagian ban yang bocor sudah sepenuhnya tertutup sebelum menggunakannya kembali.

Cairan anti ban bocor dibuat dengan senyawa khusus yang memungkinkan cairan dapat berubah saat terjadi kebocoran ban. Misalnya, ban mengalami kebocoran akibat terkena paku, maka ketika paku dicabut cairan akan secara otomatis menutupi lubang paku tersebut dan mengatasi kebocoran.

2. Tambal ban tubeless menggunakan dengan metode tip top

Secara sederhana, metode tip top dilakukan dengan membuka pelek ban dan menambalnya dari bagian dalam ban. Berikut urutan langkah-langkahnya.

  1. Pisahkan ban dengan peleknya

  2. Bersihkan area ban yang bocor dari kotoran. Hal ini dilakukan agar lem tambal merekat dengan kuat. Selain itu, sebaiknya Anda juga membersihkan permukaan ban secara keseluruhan.

  3. Lumasi bagian ban yang bocor, lalu tempelkan rubber patch pada bagian tersebut. Penting diingat, proses menempel rubber patch harus dilakukan di bagian dalam ban, bukan bagian luar.

  4. Agar rubber patch menempel dengan kuat, Anda bisa melakukan press menggunakan alat hot press. Kemudian diamkan hingga lem menjadi kering.

  5. Setidaknya, Anda harus mendiamkannya kurang lebih selama 10 sampai 20 menit hingga benar-benar kering. Setelah kering, Anda bisa menggunakannya kembali.

(NDA)