Fungsi Blok Silinder Mobil dalam Proses Pembakaran

Konten dari Pengguna
22 April 2024 14:33 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi fungsi blok silinder mobil. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi blok silinder mobil. Foto: Pixabay
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Blok silinder merupakan salah satu komponen utama pada rangkaian mesin mobil. Bagian ini sebagai tempat dudukan untuk berbagai komponen penting dalam mobil.
ADVERTISEMENT
Biasanya blok silinder dibuat dari besi tuang atau baja maupun campuran alumunium. Material ini diperlukan karena nantinya blok silinder akan bersinggungan dengan gesekan kuat yang menghasilkan panas tinggi .
Untuk dapat lebih mengenai apa fungsi blok silinder mobil, simak uraian selengkapnya di bawah ini.

Fungsi Blok Silinder Mobil

Ilustrasi mesin diesel. (Foto: Bangkit Jaya Putra/KumparanOTO)
Blok silinder adalah komponen otomotif yang penting untuk kendaraan, terutama dalam proses pembakaran. Mengutip dari laman Daihatsu dan sumber lainnya, berikut adalah fungsi komponen tersebut dalam menggerakkan mobil.

1. Tempat Menggerakkan Piston

Blok silinder memiliki salah satu fungsi utama sebagai tempat kerja piston. Pada bagian ini piston akan bergerak naik turun melakukan proses pembakaran bahan bakar.
Selain itu, blok silinder dirancang sesuai dengan bentuk piston dan permukaan dibuat halus dan licin agar piston dapat bergerak tanpa hambatan.
ADVERTISEMENT

2. Sebagai Pusat Mekanisme Engkol

Mekanisme engkol pada mobil mirip dengan engkol sepeda, yakni energi yang dihasilkan berupa energi putar sehingga dapat menaikkan energi pembakaran piston ke atas.
Adapun komponen engkol mobil terdiri dari connecting rod dan poros engkol.

3. Penghasil Energi Pembakaran

Fungsi lainnya dari blok silinder adalah sebagai tempat untuk penghasil energi pembakaran. Energi yang dihasilkan dari proses pembakaran disebut energi ekspansi.
Blok silinder mengarahkan energi ekspansi tersebut menjadi daya dorong untuk menggerakkan piston dan nantinya dapat menggerakkan komponen mesin lainnya.

4. Sebagai saluran oli pelumas dan saluran pendingin

Blok silinder juga berfungsi sebagai saluran oli pelumas dan saluran pendingin.
Oli pelumas digunakan agar pergerakan piston pada lubang blok silinder lancar dan bertujuan untuk menjaga mesin lebih awet dan tidak cepat aus.
ADVERTISEMENT
Sementara, sistem pendingin memiliki fungsi untuk mencegah overheat pada mesin. Biasanya fungsi hanya terdapat pada mobil yang tidak menggunakan radiator sebagai sistem pendingin.

5. Tempat Meletakkan ID engine

Fungsi lainnya bagian blok silinder yakni sebagai tempat untuk meletakkan ID engine atau nomor mesin dari pabrik. Melalui bagian tersebut, dapat diketahui informasi seputar waktu perakitan mesin mobil dan nomor rangka mesin jenis mesin.

6. Sebagai Tempat Silinder Line, Fly Wheel dan Kepala Silinder

Blok silinder pada mobil juga diketahui sebagai tempat dudukan untuk komponen seperti silinder line, flywheel dan kepala silinder.
Dalam laman Suzuki Indonesia, silinder liner merupakan komponen berdinding halus yang berfungsi untuk menggerakkan piston dan melindungi bagian dalam blok mesin dari gesekan piston.
Sementara itu, fly wheel berfungsi untuk menyimpan dan meredam perubahan putaran yang terjadi di mesin, sehingga pergerakan putaran mesin tetap stabil. Adapun kepala silinder adalah komponen yang bekerja sama dengan blok mesin untuk melakukan proses pembakaran.
ADVERTISEMENT
(SA)