Konten dari Pengguna

Fungsi Booster Rem pada Mobil dan Cara Kerjanya

Infootomotif

Infootomotif

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi rem tromol mobil Foto: dok. Your Mechanic
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rem tromol mobil Foto: dok. Your Mechanic

Ada berbagai macam teknologi yang disematkan pada sistem pengereman pada kendaraan, salah satunya adalah booster rem. Komponen ini sering ditemukan pada baragam jenis mobil yang ada.

Adanya booster rem dalam sistem pengereman merupakan hal yang penting untuk mendukung keselamatan berkendara. Tanpa adanya sistem rem ini, kendaraan yang dikendarai tidak dapat dikendalikan kecepatannya atau diberhentikan dengan baik.

Untuk mengetahui fungsi booster rem pada kendaraan, cari tahu penjelasan selengkapnya pada uraian yang telah disajikan berikut ini.

Fungsi Booster Rem pada Mobil

Ilustrasi fungsi booster rem pada mobil. Foto: istockphoto

Booster rem atau brake booster awalnya banyak digunakan pada rem cakram dan mobil-mobil kecepatan tinggi. Namun papada perkembangannya, booster rem juga banyak dipasang pada rem tromol dan pada mobil jenis lainnya.

Booster rem umumnya terletak di antara pedal rem dan master silinder di bagian ruang mesin.

Mengutip dari buku Chassis Kendaraan Ringan (2020) karya Febrian, dkk, komponen ini berfungsi untuk membantu meringankan daya tekan dari pedal rem tanpa mengurangi daya pengereman.

Dengan adanya booster rem mobil, komponen tersebut dapat melipatgandakan daya tekan sehingga pengereman akan lebih maksimal. Dalam booster rem juga terdapat tangki reservoir yang berfungsi untuk menampung fluida berupa oli sebagai media transfer daya untuk menekan pedal rem.

Booster rem berguna untuk kendaraan karena memungkinkan pengemudi lebih mudah untuk menghentikan mobil tanpa harus mengerahkan tenaga berlebihan saat menginjak pedal rem.

Dalam laman Hyundai dijelaskan bahwa booster rem penting kendaraan yang lebih besar atau lebih berat. Saat terjadi masalah dengan booster rem seperti kebocoran vakum atau diafragma yang rusak, pengemudi mungkin akan mengalami kesulitan dalam menginjak rem.

Baca Juga: Lampu Rem Motor Mati, Kenali Penyebab dan Cara Memperbaikinya

Cara Kerja Booster Rem pada Mobil

Ilustrasi rem mobil. Foto: daihatsu.co.id

Booster rem terdiri dari beberapa komponen. Hasan Maksum dan Wawan Purwanto menjelaskan dalam bukunya Sistem Kemudi, Rem dan Suspensi (2021), booster rem antara lain booster (booster body), piston booster, membran (diafragma), reaction mechanism dan mekanisme katub pengontrolan (control valve mechanism).

Cara kerja booster rem pada mobil beroperasi menggunakan kevakuman mesin untuk meningkatkan gaya ketika terdapat pijakan pada master silinder.

Ketika pedal rem ditekan, tenaga diteruskan ke piston silinder master melalui batang penggerak klep, piringan klep udara booster, dan batang piston.

Pada waktu yang bersamaan, tenaga booster berkembang karena disebabkan oleh perbedaan tekanan udara, sehingga menciptakan ruang hampa pada sisi lain diafragma.

Vakum dari penguat rem nantinya akan membantu menarik piston master silinder ke bagian depan dan meningkatkan tekanan pada saluran rem hidrolik serta mengaktifkan rem.

Demikian adalah penjelasan mengenai fungsi dan cara kerja booster rem pada mobil.

(SA)