Konten dari Pengguna

Fungsi Evaporator AC Mobil dan Kegunaannya dalam Sistem Pendingin

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi evaporator. Foto: Tamara Wijaya/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi evaporator. Foto: Tamara Wijaya/kumparan

Evaporator AC mobil berguna untuk mengubah cairan refrigeran (freon) menjadi gas dingin. Di dalamnya, terdapat proses evaporasi yang dapat menguapkan freon fasa cair dan mengubahnya menjadi fasa uap.

Dijelaskan dalam buku Pengetahuan Komponen Mobil susunan Drs. Daryanto, cara kerja evaporator berlawanan dengan fungsi kondensor. Sebab, bagian ini dapat menukar panas secara singkat.

Panas udara yang ada di sekitar kabin mobil akan diserap oleh evaporator saat melewati sirip-sirip pipanya. Sehingga ketika keluar, udara tersebut dapat berubah menjadi dingin

Evaporator AC mobil memegang peranan yang cukup penting. Apa saja fungsinya? Simak selengkapnya dalam artikel berikut ini.

Mengenal Evaporator AC Mobil dan Fungsinya

Komponen AC air filter --saringan udara-- yang perlu dibersihkan. Foto: dok. Daihatsu

Evaporator AC mobil memiliki peranan yang cukup penting dan berpengaruh terhadap efisiensi kerja sistem pendingin secara keseluruhan. Tanpanya, maka cairan freon tak dapat diubah menjadi gas yang dingin.

Bentuk evaporator mirip seperti kondensor, namun cara kerjanya sedikit berbeda. Evaporator berfungsi mengubah refrigeran cair menjadi gas dingin melalui perpindahan panas di dinding-dindingnya.

Alat ini bekerja dengan cara mengambil panas dari ruang sekitar, lalu dimasukkan kembali ke dalam sistem. Sebelum diekspansi, 100% refrigeran berbentuk cairan.

Sehingga, tekanan refrigeran tersebut dapat turun dan menguap. Nantinya, refrigeran akan bekerja dengan menyerap panas dari udara yang kemudian dilewatkan melalui fin/rusuk-rusuk pendingin pada evaporator, sehingga kondisi udara menjadi dungin.

Dijelaskan dalam buku Merawat dan Memperbaiki AC Mobil susunan Juni Handoko (2008), ada tiga tipe evaporator AC mobil yang biasa digunakan, yakni Serpentine Fin, Plate Fin, dan Drawn Cup. Meski konstruksinya sangat sederhana, tetapi evaporator sangat penting dalam sistem AC mobil.

Cara Mengatasi AC Mobil yang Rusak

Ilustrasi AC mobil. Foto: macsradiator.com

Biasanya, evaporator AC mobil yang rusak dapat mengganggu sistem kerja AC secara keseluruhan. Berikut beberapa tips yang bisa diikuti untuk memperbaiki AC mobil yang rusak:

  • Periksa sekring (sekring)

  • Periksa tekanan refrigeran, apakah ada kebocoran refrigerant.

  • Cari lokasi kebocoran dan perbaiki. Setelah itu, lakukan vacuum, tambah oli pelumas, dan isi kembali dengan refrigeran baru.

  • Periksa kompresor.

  • Perbaiki atau ganti kompresor jika rusak.

  • Bersihkan evaporator dari kotoran, sebab dapat menyebabkan pembekuan pada evaporator. Setelah itu, periksa kondisi thermostat dan thermistor. Ganti thermostat dan thermistor jika rusak.

  • Periksa kondisi magnetic cluth. Kerusakan magnetic cluth dapat menyebabkan AC tidak dingin. Perbaiki atau ganti jika rusak.

  • Filter Pengering tersumbat. Caranya, bersihkan dengan cara meniupnya. Ganti filter pengering dengan yang baru.

  • Pressure switch tidak normal. Periksa kondisi pressure switch apakah masih bekerja dengan baik atau tidak. Segera ganti jika rusak.

  • Blower tidak berputar, sehingga sirkulasi udara kabin dari evaporator tidak sempurna. Periksa kondisi motor blower, apakah masih bekerja dengan baik atau tidak. Perbaiki jika rusak.

Baca juga: Fungsi Blower AC Mobil dan Cara Kerjanya

(MSD)