Lokomotif CC 206, Ini Spesifikasi Lengkapnya

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lokomotif CC 206 adalah jenis lokomotif yang dioperasionalkan oleh PT KAI. Lokomotif ini merupakan buatan General Electric (GE) transportation, Amerika Serikat.
Lokomotif ini memiliki 2 bogie dengan konfigurasi 0-6-6-0 atau C-C (UIC: Co'Co'), yakni 3 as roda penggerak untuk setiap bogie. Adapun perbedaannya dengan lokomotif diesel yang biasa kita kenal, jenis CC 206 memiliki dua kabin masinis, yang terletak di ujung depan dan bagian belakang rangkaian.
Lokomotif CC 206 ini diperuntukkan untuk angkutan barang dan penumpang yang tinggal di Pulau Jawa. Tak heran jika hingga saat ini, lokomotif CC 206 masih digunakan untuk transportasi KAI di Pulau Jawa.
Spesifikasi Lokomotif CC 206
Salah satu kecanggihan dari lokomotif CC 206 ini adalah tenaga yang lebih besar dan pembuangan gas emisinya yang terbilang sangat rendah. Lokomotif ini memiliki bobot 90 ton dengan beban gandar sebesar 15 ton, karenanya jalur rel kereta di Jawa juga disesuaikan untuk mengakomodir lokomotif ini.
Lokomotif CC206 menggunakan mesin versi terbaru dari GE 7FDL-8 yang diklaim emisinya setingkat dengan emisi lokomotif Dash-9. Lalu daya mesinnya sendiri adalah sebesar 2250 daya kuda yang bisa dikatakan setara dengan lokomotif CC202, dan 100 daya kuda semakin tinggi dari tenaga keluaran lokomotif CC203 (2150 daya kuda).
Sedangkan untuk komponen elektroniknya memakai komputer GE BrightStarâ„¢ Sirius dan juga terdapat layar monitor GE Integrated Function Display (GE IFD) seperti yang ada di lokomotif Dash-9. Lokomotif ini juga memakai klakson yang berlainan dari lokomotif sebelumnya, yang membikin lokomotif ini dijuluki "Si Puongs".
Berikut spesifikasi lengkap Lokomotif CC 206:
Model: GE CM20EMP
Produksi: General Electric Transportation
Dimensi (P x L x T): 15.849 x 2.743 x 3.695 mm
Beban Gandar: 15 ton
Berat Kosong: 90 ton
Tipe Mesin: GE 7FDL-8, diesel, 4-stroke, turbocharger
Jumlah Silinder: 8
Motor Traksi: 6
Daya Maksimum: 2.250 HP
Kecepatan Maksimum: 140 km per jam
Rem Lokomotif: Westinghouse 26L (rem udara tekan dynamic brake, rem parkir)
Sejarahnya di Indonesia
Kehadiran lokomotif CC 206 di Indonesia berawal dari sudah semakin tua dan usangnya lokomotif jenis CCCC200, BB301, BB304, dan BB305. Menggunakan model CFD, lokomotif-lokomotif lama ini bisa dikatakan sudah berumur 30-40 tahun
Pada tahun 2000-2010 an, lokomotif model CFD ini sempat diganti dengan lokomotif CC 04. Baru pada tahun 2010-an, PT KAI menambah lokomotif CC 206 untuk beroperasi di wilayah Jawab.
Tercatat PT KAI memesan sebanyak 100 unit tanpa bogie. Alasannya, bogie dirakit sendiri di tanah air oleh PT Barata Indonesia (Persero).
(HDZ)
