Mengenal Fungsi Overdrive pada Kendaraan

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagian besar kendaraan dilengkapi dengan kehadiran fitur overdrive. Baik itu mobil bertransmisi otomatis maupun mobil dengan transmisi manual.
Keberadaan fitur ini memungkinkan pengemudi untuk mencegah transmisi kendaraan berpindah ke gigi tertinggi dalam situasi tertentu, seperti misalnya saat melintasi tanjakan atau turunan yang curam ataupun hendak menyalip.
Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai pengertian dan fungsi overdrive pada kendaraan, simak pembahasannya dalam sajian informasi berikut.
Apa Itu Overdrive?
Overdrive merupakan sebuah fitur yang terdapat pada sistem transmisi mobil. Fitur yang ditandai dengan huruf O/D ini biasanya dapat dinyalakan atau dimatikan dengan satu sentuhan tombol di sekitar tuas transmisi.
Dikutip dari laman Cars, overdrive merupakan sistem yang membatasi perpindahan gigi. Fitur ini memungkinkan mesin bekerja pada putaran mesin (RPM) rendah secara konsisten pada kecepatan tertentu saat berkendara di jalan raya.
Artinya, ketika fitur overdrive diaktifkan maka transmisi secara otomatis akan ditahan supaya tidak mencapai perpindahan gigi maksimal agar torsinya lebih besar dan mudah mencapai akselerasi.
Umumnya fitur overdrive pada kendaraan sudah dalam kondisi hidup saat berkendara sehingga pengemudi tidak perlu melakukan tindakan tambahan apapun.
Untuk mematikannya, pengemudi tinggal pencet tombol O/D. Setelahnya akan muncul indikator pada layar multi information display (MID) berupa O/D off atau fitur ini telah mati.
Namun jika ingin pilihan berkendaranya seperti semula, pengemudi bisa tekan tombol O/D atau pindahkan tuas transmisi maka secara otomatis overdrive akan hidup lagi dan indikator akan hilang.
Baca Juga: Apa Itu RPM? Ini Pengertian dan Fungsinya pada Mobil
Fungsi Overdrive pada Kendaraan
Adapun fungsi overdrive pada kendaraan antara lain sebagai berikut.
1. Membatasi Sistem Percepatan Perpindahan Gigi
Salah satu fungsi mengaktifkan fitur overdrive adalah untuk membatasi sistem percepatan perpindahan gigi. Sebagai contoh, jika suatu mobil dengan transmisi otomatis memiliki 4 percepatan, maka saat fitur overdrive dinyalakan nantinya mobil hanya bisa maksimum di gigi 3.
2. Untuk Membantu Mobil Menanjak atau Menyalip
Fitur overdrive bisa digunakan oleh pengemudi saat membutuhkan putaran mesin yang lebih tinggi, seperti saat menanjak atau hendak menyalip kendaraan lain.
Dikutip dari laman Car From Japan, fitur O/D pada kendaraan juga bermanfaat untuk memberikan efisiensi bahan bakar dan mengurangi tekanan pada mesin pada kecepatan tinggi.
Dengan membatasi jumlah tekanan pada mesin, overdrive juga menghasilkan pengoperasian yang lebih senyap dengan lebih sedikit keausan mesin secara keseluruhan.
Kendati demikian, fitur ini tidak perlu diaktifkan untuk penggunaan harian karena dapat menyebabkan mobil boros bahan bakar. Pasalnya saat fungsi overdrive dinonaktifkan, tenaga yang dikeluarkan menjadi besar sehingga membutuhkan lebih banyak energi.
(SA)
