Motor Terendam Banjir, Ini Cara Mengatasinya

Konten dari Pengguna
20 Mei 2024 14:12 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Sejumlah pengendara sepeda motor terjebak banjir saat melintas di Kampung Karundang, Cipocok, Serang, Banten, Kamis (3/12). Foto: Asep Fathulrahman/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah pengendara sepeda motor terjebak banjir saat melintas di Kampung Karundang, Cipocok, Serang, Banten, Kamis (3/12). Foto: Asep Fathulrahman/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Kejadian banjir merupakan mimpi buruk bagi setiap pemilik kendaraan. Pasalnya, air dapat merendam sepeda motor dan menyebabkan kerusakan, baik ringan maupun berat.
ADVERTISEMENT
Saat motor terendam banjir, pemilik kendaraan perlu mengetahui hal-hal yang harus dilakukan dan komponen penting apa yang harus diperiksa setelahnya.
Untuk mengetahui informasi selengkapnya, simak sajian informasi di bawah ini.

Cara Mengatasi Motor Terendam Banjir

Sejumlah pekerja pelabuhan mendorong motor mereka yang mogok saat menerobos banjir limpasan air laut ke daratan atau rob yang merendam kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (24/5/2022). Foto: Aji Styawan/ANTARA FOTO
Motor yang terendam banjir dapat menimbulkan sejumlah masalah yang berdampak pada pembakaran dan performa mesin.
Untuk menghindari kerusakan lebih lanjut, berikut beberapa hal yang harus dilakukan seperti yang dirangkum dari laman Car & Bike dan Total Energies.

1. Jangan Langsung Menyalakan Motor

Meski dari luar terlihat kering, air banjir yang berlumpur mungkin telah masuk ke berbagai bagian kendaraan. Sehingga dapat menyebabkan kerusakan saat mencoba menyalakan starter.
Menghidupkan mesin dalam kondisi seperti itu dapat menyebabkan water hammer atau masuknya air ke dalam ruang pembakaran. Dampaknya bisa mengganggu kinerja motor secara keseluruhan.
ADVERTISEMENT

2. Pastikan Tidak Ada Air yang Terisa

Tiriskan air banjir yang masih ada di dalam sepeda motor. Jika diperlukan, minta bantuan beberapa orang untuk memiringkan kendaraan di kedua sisi dan mengangkat roda depan untuk memeriksa air yang masuk ke dalam knalpot.
Jika menemukan air mengalir dari knalpot atau rongga busi, segera bawa ke bengkel terdekat.

3. Keringkan Busi

Jika sepeda motor terendam banjir, memungkinkan ada air yang masuk ke mesin. Untuk menghindari kerusakan, lepas busi dengan menggunakan kunci pas.
Busi yang tidak dilepas dapat menyebabkan korosi dan lama kelamaan akan lebih sulit dilepas. Berikutnya bersihkan dan biarkan hingga kering.

4. Periksa Komponen Kelistrikan

Meskipun kabel listrik modern menggunakan bahan tahan air, namun korsleting masih dapat terjadi. Jika motor terendam air, keringkan selalu kabel-kabelnya menggunakan kain bersih.
ADVERTISEMENT
Ganti semua sekring dan relay, serta komponen kelistrikan lainnya jika diperlukan.

5. Cuci Motor sampai Bersih

Untuk menghindari karat dan korosi pada rangka dan mesin, pemilik motor perlu membersihkan seluruh bagian sepeda motor menggunakan sabun dan air besih.
Kemudian keringkan motor dengan udara bertekanan untuk hasil yang maksimal.

6. Periksa Sistem pengereman

Pada motor yang menggunakan rem tromol, air dapat mengunci sistem pengereman. Hal ini ditandai dengan suara derit yang muncul saat memaksakan berkendara.
Setelah motor terendam banjir, hal terbaik yang dilakukan yaitu membersihkan dan mengeringkan motor.
Selain itu, periksa juga komponen sistem rem baik untuk rem tromol dan rem cakram, mulai dari kabel rem, tuas rem, master silinder, hingga minyak rem.

7. Ganti Oli Motor

Motor yang terendam banjir, memungkinkan adanya risiko air masuk dan bercampur dengan oli. Jika hal ini terjadi air dapat mengganggu sistem pelumasan dan menyebabkan keausan mesin lebih cepat.
ADVERTISEMENT
Untuk mengatasi masalah ini, kuras oli motor dan lakukan penggantian oli secara menyeluruh.
(SA)