Konten dari Pengguna

Penyebab Air Radiator Motor Cepat Habis

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Radiator pada sepeda motor Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
zoom-in-whitePerbesar
Radiator pada sepeda motor Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO

Air radiator merupakan cairan khusus yang berfungsi untuk mendinginkan suhu mesin agar tidak terlalu panas. Cairan ini bersifat menyerap panas dengan cepat sehingga mencegah kerusakan pada mesin.

Namun terdapat beberapa kondisi yang membuat air radiator motor berkurang secara drastis. Jika tidak segera diatasi bisa membuat mesin menjadi panas dan tidak dapat bekerja dengan baik.

Lantas apa penyebab air radiator motor cepat habis? Simak penjelasannya pada uraian di bawah ini.

Penyebab Air Radiator Motor Cepat Habis

Tuang air radiator baru ke dalam reservoir sampai batas upper atau full. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan

Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini adalah beberapa penyebab air radiator motor berkurang lebih cepat.

1. Kebocoran pada Water Pump

Water pump disebut juga pompa cairan radiator yang berfungsi sebagai pompa sirkulasi air pendingin. Adanya kebocoran pada water pump bisa menjadi penyebab mengapa volume air radiator motor berkurang dengan cepat.

Biasanya rusaknya komponen tersebut disebabkan oleh usia pemakaian yang terlalu tua dan terkena rendaman air sehingga menjadikannya keropos dan berkarat.

Baca Juga: Fungsi Lampu Spiritus dan Cara Menggunakannya

2. Tutup Radiator Rusak

Kerusakan pada tutup radiator juga bisa membuat air radiator cepat habis. Misalnya terjadi karena tekanan pada tutup radiator yang melemah.

Jika tutup radiator rusak, tekanan yang diperlukan tidak dapat terkumpul di dalam sistem, sehingga menyebabkan panas berlebih. Apabila hal ini terjadi, cairan pendingin kemungkinan besar akan terbakar dan hilang.

3. Selang Air Radiator Bocor

Faktor lain yang menyebabkan berkurang air radiator motor secara drastis adalah terdapat kebocoran pada selang air radiator. Sehingga mengakibatkan cairan pendingin keluar dari sistem dan menyebabkan mesin menjadi panas.

Mengutip dari buku Pemeliharaan Mesin Sepeda Motor SMK/MAK Kelas XI (2021) karya Z. Furqon dan Joko Pramono, kebocoran pada selang akan menyebabkan kerusakan pada mesin. Hal ini karena selang merupakan komponen yang berfungsi untuk sirkulasi air pendingin dari radiator ke blok mesin dan sebaliknya.

4. Tutup Pembuangan Air Radiator Tidak Rapat

Apabila kebocoran masih terjadi, maka bisa memeriksa penutup pembuangan air radiator. Jika tidak tertutup dengan baik, terdapat kemungkinan air radiator akan menetes keluar melalui saluran tersebut.

Hal ini kerap disebabkan karena kerusakan pada karet tutup radiator yang membuat air lebih cepat habis. Jika tidak segera diperbaiki, maka air radiator akan berkurang drastis dan mesin motor menjadi cepat panas.

5. Thermostat Bermasalah

Thermostat merupakan komponen pada motor yang berfungsi untuk mengatur sirkulasi air pendingin dari mesin ke radiator. Gangguan yang terjadi pada komponen ini biasanya menyebabkan kelebihan panas pada mesin atau sebaliknya mesin terlalu dingin.

Adanya gangguan pada komponen thermostat juga menjadi penyebab air radiator pada motor berkurang dalam jumlah banyak.

Demikian adalah beberapa penyebab mengapa air radiator motor berkurang dengan cepat.

(SA)