Standar Kilometer Mobil Per Tahun yang Ideal

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengetahui jumlah kilometer standar yang ditempuh mobil dalam setahun penting bagi setiap pemilik kendaraan. Data ini membantu saat merencanakan perawatan rutin dan menentukan nilai jual kendaraan.
Informasi mengenai jumlah kilometer mobil dapat dilihat melalui pembacaan pada odometer. Alat yang biasa terletak di bagian panel dasbor mobil ini berfungsi untuk mengukur jarak tempuh mobil.
Untuk mecari tahu berapa standar kilometer mobil per tahun, simak penjelasan lengkapnya yang disajikan pada uraian di bawah ini.
Standar Kilometer Mobil Per Tahun
Standar kilometer per tahun merujuk pada jumlah kilometer yang ditempuh oleh mobil dalam setahun. Angka ini mungkin berbeda pada setiap pengemudi.
Banyak sedikitnya jarak mobil yang sudah dilalui tergantung pada beberapa faktor seperti gaya berkendara, kondisi jalan, dan kebutuhan mobilitas sehari-hari.
Adapun standar kilometer per tahun bagi mobil, yakni sebesar 10.000 hingga 20.000 kilometer. Angka ini ideal untuk pengguaan harian biasa, seperti berkendara di perkotaan.
Jika informasi yang tertera pada odometer menunjukkan kisaran tersebut, artinya mobil sering digunakan. Sedangkan bila angka yang ditunjukkan lebih rendah, artinya mobil cukup jarang digunakan.
Mobil yang telah menempuh jarak per tahun dengan jumlah tersebut berdampak pada kualitas mesinnya. Seiring penggunaanya, kinerja mesin dapat menurun sehingga beberapa komponen membutuhkan penggantian.
Baca Juga: Service 100.000 Km Apa Saja? Ini Komponen dan Manfaatnya bagi Mobil
Manfaat Mengetahui Standar Kilometer Mobil Per Tahun
Mengetahui jarak tempuh mobil penting bagi pemilik kendaraan. Informasi ini berguna untuk memastikan kendaraan tetap dalam kondisi optimal dan memiliki nilai jual yang baik. Berikut manfaat mengetahui standar kilometer mobil per tahun.
1. Merencanakan Perawatan Kendaraan
Mengutip dari laman Drive, mengetahui jarak tempuh per tahun membantu dalam merencanakan perawatan rutin kendaraan.
Jarak tempuh juga dapat memberikan informasi tentang komponen mobil yang perlu diganti atau tidak. Misalnya, oli mesin, rem, ban, aki atau komponen lainnya yang sering kali direkomendasikan berdasarkan jarak tempuh.
2. Menentukan Nilai Jual Kembali
Mobil dengan jarak tempuh yang tinggi melebihi standar per tahun cenderung memiliki nilai jual kembali yang lebih rendah.
Mengetahui rata-rata jarak tempuh per tahun dapat membantu dalam menjaga nilai kendaraan dengan melakukan perawatan yang tepat waktu.
Sementara itu, bagi pembeli mobil bekas, informasi tersebut dapat berguna apakah kendaraan memerlukan perawatan setelah dibeli.
(SA)
