Konten dari Pengguna

Lokakarya PPI Turki 2026, Satukan Persepsi dan Perkuat Sinergi

PPI Turki

PPI Turki

PPI Turki adalah organisasi pelajar yang berbentuk perhimpunan yang mewadahi seluruh pelajar dan mahasiswa Indonesia yang ada di Turki. PPI Turki berasaskan Pancasila dan UUD 1945.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari PPI Turki tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lokakarya PPI Turki 2026, Satukan Persepsi dan Perkuat Sinergi
zoom-in-whitePerbesar

AFYONKARAHISAR,– Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki sukses menyelenggarakan Lokakarya 2026 pada Jumat hingga Sabtu, 22–23 Mei 2026. Berlokasi di Gedung Tugva Yükseköğrenim Erkek Öğrenci Yurdu, Afyonkarahisar, acara ini dihadiri oleh perwakilan PPI Wilayah se-Turki serta berbagai tamu undangan.

Mengusung tema “Menyatukan Persepsi, Menguatkan Sinergi, Melangkah Bersama”, kegiatan tahunan ini berfokus pada penguatan nilai-nilai kepemimpinan, integritas intelektual, serta semangat kebangsaan dan nasionalisme di kalangan diaspora Indonesia di Turki. Rangkaian acara dibuka secara resmi melalui sambutan dari Ketua PPI Turki, Ketua MPA Turki, dan Ketua PPI Konya.

Dalam sesi materi pertama mengenai kepemimpinan, forum mendiskusikan secara mendalam esensi dari seorang pemimpin sejati. Salah satu poin penting yang digarisbawahi adalah bahwa semakin luas tanggung jawab seseorang, maka kebijakan yang diambil ditentukan oleh nilai dan gagasan.

Sesi kedua kemudian dilanjutkan dengan pembedahan tema kebangsaan. Forum menekankan bahwa jika bangsa Indonesia tidak diwariskan lewat darah, maka ia hanya akan bertahan lewat kesadaran dan tanggung jawab kolektif yang hidup dalam pendidikan, diskursus publik, dan organisasi mahasiswa, Di sanalah integritas bangsa ini dijaga.

Ketua PPI Turki, Depri Ardi, menegaskan arah strategis organisasi ke depan. "Kami ingin perhimpunan ini menjadi perhimpunan yang progresif, yang mana terdapat wadah untuk kita bertumbuh, wadah untuk kita berdampak, dan wadah untuk kita bersinergi," ujarnya.

Ia juga berharap lokakarya ini tidak hanya menjadi ruang evaluasi dan penyampaian aspirasi, tetapi juga menjadi tempat lahirnya solusi, sinergi, dan langkah nyata yang dapat memberikan manfaat bagi pelajar Indonesia di seluruh wilayah PPI Turki.

Pada hari kedua, Sabtu (23/5), agenda dilanjutkan dengan sesi Diskusi Perumusan Masalah dan presentasi gagasan dari 4 pilar perwakilan anggota kelompok. Diskusi intensif yang berlangsung selama dua hari tersebut berhasil membedah berbagai persoalan krusial organisasi secara mendalam.

Sebagai puncak sekaligus penutup rangkaian acara, seluruh perwakilan meresmikan Piagam Afyon sebagai bentuk komitmen nyata penyelesaian masalah dari PPI Wilayah. Melalui piagam tersebut, seluruh ketua PPI Wilayah se-Turki sepakat untuk:

1. Mengimplementasikan nilai-nilai perhimpunan kepada seluruh pelajar Indonesia di Turki untuk menumbuhkan rasa kepemilikan guna berperan aktif dalam keberlanjutan organisasi.

2. Menciptakan kultur organisasi yang adaptif, di mana PPI Wilayah menjalankan roda organisasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

Melalui peresmian komitmen ini, seluruh pelajar Indonesia di Turki berkomitmen secara aktif untuk bersama-sama menjaga dan merawat kolaborasi demi kepentingan bangsa dan negara.

Melalui Lokakarya PPI Turki 2026, PPI Turki kembali menegaskan komitmennya untuk mencetak diaspora yang siap merawat amanah kepemimpinan demi masa depan Indonesia. Karena sejatinya, kebangsaan bukan sekadar warisan yang dinikmati, melainkan amanah yang harus terus dirawat.

Penulis: Rista Ayuna