Konten dari Pengguna

10 Contoh Stereotip Positif dalam Masyarakat

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh stereotip positif. Sumber foto: pexels/jimmy teoh.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh stereotip positif. Sumber foto: pexels/jimmy teoh.

Contoh stereotip positif dalam masyarakat sangat banyak sekali. Apalagi Indonesia termasuk negara yang majemuk. Stereotip yang beredar tentu sangat beragam.

Untuk mengetahui lebih banyak tentang contoh-contoh stereotip positif, simak penjelasan di bawah ini.

Contoh Stereotip Positif

Ilustrasi contoh stereotip positif. Sumber foto: pexels/jimmy teoh.

Dikutip dalam buku Sosiologi Jilid 2 karya Kun Maryati, dijelaskan bahwa stereotip merupakan konsep yang erat kaitannya dengan prasangka.

Sedangkan menurut Dyah Gandasari, dkk., dalam buku yang berjudul Pengantar Komunikasi antar Manusia, stereotip adalah prasangka antar ras atau etnis. Karena pada realitanya sebagian besar orang memberikan penilaian berdasarkan karakteristik ras, kebangsaan, jenis kelamin, dan status sosial.

Menurut Kornblum, stereotip adalah citra yang kaku mengenai suatu kelompok ras atau budaya yang dianut tanpa memperhatikan kebenaran citra tersebut.

Stereotip terbagi menjadi dua, yaitu positif dan negatif. Dalam artikel berikut, akan dibahas lebih khusus tentang contoh stereotip positif yang ada di masyarakat.

  1. Orang Solo dianggap identik dengan sifat ramah dan lembut.

  2. Orang Batak cenderung kendal dengan karakternya yang dianggap pekerja keras.

  3. Orang Indonesia menurut pandangan masyarakat secara luas, terkhusus menurut penilaian orang luar negeri dianggap sebagai orang yang ramah dan baik hati.

  4. Guru dinilai sebagai seseorang yang bijak, tulus, dan dapat dijadikan sebagai teladan atau panutan.

  5. Orang Etnis China yang ada di Indonesia tersohor sebagai pedagang yang kaya raya dan banyak uangnya

  6. Karena memiliki suara yang lembut dan mengalun, orang Sunda mempunyai stereotip positif bahwa orangnya sopan-sopan dan karakternya lembut.

  7. Laki-laki dianggap seseorang yang kuat dan dapat melindungi para wanita.

  8. Perempuan yang berpakaian sopan dianggap sebagai wanita yang pandai menjaga kehormatannya.

  9. Anak pertama mendapatkan stereotip positif sebagai orang yang bertanggung jawab, kuat, dan memiliki kasih sayang tinggi

  10. Perempuan atau wanita dinilai memiliki perasaan yang lebih lembut dibandingkan dengan laki-laki.

  11. Anak yang sekolah di pesantren dianggap sebagai anak yang pintar ilmu agama.

Sepuluh contoh stereotip positif yang dijelaskan di atas merupakan contoh kecil dari sekian banyak contoh yang ada di masyarakat. (DAI)