Konten dari Pengguna

12 Pertanyaan tentang Hubungan Toxic untuk Pasangan Kekasih

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pertanyaan tentang hubungan toxic. Sumber foto Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pertanyaan tentang hubungan toxic. Sumber foto Pixabay

Pertanyaan tentang hubungan toxic dicari banyak orang untuk mengetahui hubungannya sehat atau tidak. Hubungan bermasalah disebut sebagai toxic relationship yang bisa menyakiti pasangan secara psikis maupun fisik.

Hubungan tersebut ditandai oleh ketidaksetaraan sehingga saling menyakiti. Diperlakukan ketelitian memilih pasangan sebelum menjalani ikatan, Anda bisa mengajukan pertanyaan seputar hubungan pada calon pasangan maupun pasangan.

Menurut Solferino, Nazaria, Tessitore dan M. Elisabetta "Human network and toxic relationship" Munich Pers. RePEc Arch tahun 2019 mengatakan bahwa hubungan yang diharapkan harmonis, berjalan mengerikan karena terjerat hubungan toxic. Anda harus berhati-hati memilih pasangan karena yang awalnya baik tak selamanya baik karena sifat aslinya belum muncul.

Daftar Pertanyaan tentang Hubungan Toxic

Ilustrasi pertanyaan tentang hubungan toxic. Sumber foto Pixabay

Dikutip dari buku yang ditulis Dr. Lilian Glass, seorang ahli komunikasi dan psikologi yang berjudul Toxic People tahun 1995 mendefinisikan toxic relationship termasuk hubungan yang tak saling mendukung satu sama lain dan ingin memiliki kontrol atau kekuatan satu sama lain.

Bahkan, toxic relationship memiliki pertanda negatif dan tak pernah ada keharmonisan. Di antaranya tak pernah merasa cukup, selalu menjadi kambing hitam, terisolasi dengan lingkungan luar, komunikasi tidak lancar.

Anda bisa mencegah toxic relationship dengan menanyakan pertanyaan tentang hubungan toxic terhadap calon pasangan, bahkan pertanyaan tersebut bisa diajukan jika pasangan menjurus ke toxic relationship.

  1. Apakah kamu menerima pasangan apa adanya?

  2. Seperti apa peran kekasih dimatamu?

  3. Siapa yang lebih penting antara gadget dan pasangan?

  4. Menurutmu, hubungan toxic itu apa?

  5. Apa pendapatmu mengenai toxic relationship?

  6. Apakah kesehatan pasangan itu penting?

  7. Dimana tempat favoritmu dan pasangan?

  8. Apakah kamu bersedia mengalah demi pasangan?

  9. Berkorban untuk pasangan atau teman baru?

  10. Apa arti hadiah dari pasangan?

  11. Bagaimana menghadapi pasangan yang posesif?

  12. Apakah kau tahu cara menasehati pasangan yang salah paham?

  13. Adakah hukum menyakiti pasangan?

  14. Apa Ciri-ciri mencintai pasangan dengan tulus?

  15. Apa makanan favorit pasangan?

Jerat toxic relationship sangat berbahaya. Menurut psikolog UGM R.A Yayi Suryo Prabandari juga mengatakan bahwa toxic relationship termasuk relationship abuse.

Relationship abuse yaitu hubungan yang disalahgunakan dan menyebabkan akibat tidak menyenangkan secara emosional, fisik, seksual dan sosial. Adanya pertanyaan tentang hubungan toxic membuat Anda terhindar dari hubungan toxic. (ASP)