3 Ciri-ciri Bos Toxic dan Cara Mengatasinya

info psikologi
Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
Konten dari Pengguna
13 Maret 2024 18:55 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ciri-ciri Bos Toxic dan Cara Mengatasinya. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Tim Gouw
zoom-in-whitePerbesar
Ciri-ciri Bos Toxic dan Cara Mengatasinya. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Tim Gouw
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Di dunia kerja, memiliki bos yang mendukung dan memotivasi adalah kunci untuk berkembang dan merasa puas dengan pekerjaan. Namun, ada kalanya ia justru memiliki sifat toxic terhadap bawahannya.
ADVERTISEMENT
Ciri-ciri bos toxic salah satunya adalah kerap pilih kasih terhadap bawahannya.
Selain itu, masih ada berbagai ciri lain yang perlu diketahui agar bisa menentukan cara terbaik untuk menghadapinya. Simak pembahasannya di sini.

3 Ciri-ciri Bos Toxic dan Cara Mengatasinya

Ciri-ciri Bos Toxic dan Cara Mengatasinya. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/JESHOOTS.COM
Dikutip dari buku Cara Menghadapi Bos di Tempat Kerja karya Pusat Data dan Analisa Tempo, dalam dunia kerja memang ada banyak tipe atasan atau bos. Salah satunya adalah bos yang toxic atau tidak bisa bersahabat dengan bawahan.
Tipe bos ini yang perlu menjadi perhatian para karyawan. Karena biasanya tidak akan memiliki hubungan yang harmonis atau selalu berkonflik dengan para karyawan.
Lalu apa saja ciri-ciri bos toxic dan bagaimana cara mengatasinya? Berikut ulasan lengkapnya.
ADVERTISEMENT

1. Komunikasi yang Buruk

Ciri pertama dari atasan atau bos yang toxic adalah memiliki masalah dengan komunikasinya. Biasanya bos tipe ini cukup buruk dalam melakukan komunikasi. Bahkan ia sering kali tidak jelas dalam memberikan instruksi atau umpan balik.
Tentunya hal tersebut membuat karyawan bingung dan tidak yakin dengan apa yang diharapkan oleh bos.
Jika menemui bos dengan tipe seperti ini, cobalah untuk meminta klarifikasi setiap kali instruksi tidak jelas. Kemudian dokumentasikan semua komunikasi untuk menghindari kesalahpahaman.

2. Mengintimidasi atau Menakut-nakuti Karyawan

Tindakan intimidasi, seperti berteriak atau menggunakan bahasa yang kasar, adalah tanda jelas dari bos toxic.
Hal ini tentunya akan memberikan tekanan tersendiri untuk para karyawan. Padahal tekanan yang tercipta akan membuat kinerja karyawan menjadi tidak maksimal.
Agar hal ini tidak menjadi masalah, salah satu cara mengatasinya adalah dengan jangan takut untuk berbicara jika merasa diintimidasi. Laporkan perilaku tersebut ke departemen sumber daya manusia atau manajemen yang lebih tinggi.
ADVERTISEMENT

3. Pilih Kasih

Ciri lain dari bos yang toxic dan cukup mengganggu di dalam perusahaan adalah tindakan pilih kasih.
Bos biasanya memiliki 'favorit' dan ini dapat menciptakan ketidakadilan di tempat kerja. Hal ini jelas tidak baik untuk keberlangsungan perusahaan.
Cara mengatasi masalah ini dengan bisa jika merasa ada favoritisme, maka harus membicarakan masalah ini dengan bos. Pembicaraan harus dilakukan dengan cara yang profesional dan objektif.
Demikian penjelasan mengenai ciri-ciri bos toxic dan cara mengatasinya yang perlu diketahui para karyawan. (WWN)