3 Tujuan Melakukan Psikotes atau Pengukuran Aspek Mental dan Emosional

info psikologi
Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
Konten dari Pengguna
6 April 2024 23:46 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Tujuan Melakukan Psikotes. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Nguyen Dang Hoang Nhu
zoom-in-whitePerbesar
Tujuan Melakukan Psikotes. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Nguyen Dang Hoang Nhu
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Tes psikotes atau biasa dikenal juga dengan tes psikologi merupakan salah satu syarat yang harus dilalui ketika mau melamar pekerjaan atau studi lanjut. Ada beberapa tujuan melakukan psikotes.
ADVERTISEMENT
Salah satunya adalah untuk melakukan pengukuran aspek mental dan emosional yang dimiliki seseorang. Untuk lebih jelasnya, simak dalam pembahasan berikut ini.

Apa Itu Psikotes?

Tujuan Melakukan Psikotes. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Ben Mullins
Sebelum membahas mengenai tujuan melakukan psikotes, maka sebaiknya melihat lebih dulu sebenarnya apa itu psikotes.
Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, psikotes bisa diartikan sebagai prosedur pemeriksaan dengan pembakuan, guna menyelidiki dan menentukan sifat-sifat psikis khusus individu, pengujian mental.
Sementara itu, dikutip dari buku Psikotes 2014 Terlengkap karya Tim Cerdas Edukasi (2014), tujuan dan manfaat psikotes adalah mengukur berbagai kemungkinan atas berbagai macam kemampuan aspek individu dilihat dari segi mental.
Tes yang mengukur kemampuan atau aspek mental dan emosional ini biasanya digunakan dalam berbagai konteks, berikut adalah beberapa di antaranya.
ADVERTISEMENT

1. Rekrutmen Karyawan

Psikotes digunakan dalam proses rekrutmen karena dapat membantu perusahaan dalam memilih kandidat yang paling cocok untuk suatu posisi yang sedang dibutuhkan. Dengan psikotes, atasan juga bisa mengetahui karakter dari calon pegawainya.

2. Konseling dan Terapi

Psikotes juga berguna dalam hal konseling dan terapi di mana tes ini akan membantu psikolog dan terapis dalam memahami kondisi dari mental dan emosional klien mereka.

3. Pendidikan

Tes psikotes juga digunakan dalam sektor pendidikan, salah satunya adalah digunakan untuk membantu guru dan konselor dalam memahami karakter dan juga kebutuhan dari siswa. Selain itu, juga digunakan untuk menggali potensi siswa itu sendiri.

4. Pengembangan Diri

Psikotes dapat membantu individu memahami diri mereka sendiri dengan lebih baik dan mengembangkan potensi mereka.

Tujuan Melakukan Psikotes

Berikut ini adalah beberapa tujuan melakukan psikotes yang belum banyak diketahui orang.
ADVERTISEMENT

1. Mengukur Kemampuan Kognitif

Tujuan pertama dari tes ini adalah untuk mengukur kemampuan kognitif, misalnya IQ maupun kemampuan verbal, numerik, atau spasial.

2. Menilai Kepribadian

Psikotes juga berguna untuk menilai kepribadian seseorang, misalnya mengukur seberapa terbuka seseorang terhadap ide-ide baru dan pengalaman baru. Selain itu, juga untuk mengukur seberapa teliti dan teratur seseorang.

3. Menilai Minat dan Bakat

Psikotes dapat membantu individu mengidentifikasi minat dan bakat mereka. Hal ini dapat membantu mereka memilih karier yang tepat dan mengembangkan potensinya.
Demikian adalah penjelasan mengenai tujuan melakukan psikotes atau pengukuran mental dan emosional. (WWN)