Konten dari Pengguna

5 Cara Mencintai dengan Logika agar Hubungan Berkualitas

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara mencintai dengan logika, sumber foto: Andrea Piacquadio by pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara mencintai dengan logika, sumber foto: Andrea Piacquadio by pexels.com

Cinta yang berkualitas adalah cinta yang didapatkan dengan logika, bukan hanya menggunakan hati saja saat sedang jatuh cinta. Salah satu cara mencintai dengan logika untuk hubungan yang berkualitas adalah jatuh cinta setelah mengenal karakternya.

Mengingat jatuh cinta dengan logika akan membuat semuanya terasa masuk akal dan ada alasan yang jelas kenapa menyukai seseorang. Jatuh cinta dengan logika ini bisa dilakukan seiring hubungan berkembang dengan orang yang mendekati.

Dikutip dari buku Logika Cinta karya Sigit Risat, di bawah ini ada beberapa cara efektif mencintai seseorang dengan logika.

Cara Mencintai dengan Logika

Ilustrasi cara mencintai dengan logika, sumber foto: Luis Zambrano by pexels.com

Jika ingin menjalin hubungan yang berkualitas, maka jangan mencintai seseorang hanya dengan hati saja, namun juga logika. Bila perlu lakukan beberapa tata cara mencintai dengan logika berikut ini:

1. Jatuh Cinta setelah Mengenal Karakternya

Cintailah seseorang setelah kamu mengenal karakternya, ini harus melalui masa perkenalan dalam hitungan bulan. Hal ini penting karena jatuh cinta setelah tahu karakter seseorang sangat masuk akal dan merasa bahwa dia pantas dicintai.

2. Jangan Membayangkan Hal yang belum Pasti

Sebagian besar orang yang sedang jatuh cinta pasti akan sering membayangkan hal yang terlalu jauh padahal belum pasti terjadi. Seperti mengkhayal tentang kehidupan dengannya sampai tahap pernikahan, padahal jadian saja belum.

3. Cari Pasangan yang Punya Value Setara

Sejak awal ingin mencari pasangan, maka cari pasangan yang kriteria atau standar yang masuk akal. Setidaknya memiliki kualitas diri yang setara, di mana ia berkarier dan hidupnya stabil agar jatuh cinta lebih masuk akal.

4. Seimbangkan Karier dan Asmara

Jatuh cinta memang boleh dialami oleh siapa saja, tapi jangan sampai membuat lupa dengan karier. Antara asmara dan karier harus seimbang, bahkan jangan sampai ada yang tertinggal jika ingin hubungan yang berkualitas.

5. Lihat Effort dan Keseriusannya

Jatuh cinta dengan logika berarti harus membuka hati dan luluh ketika dia benar-benar menunjukkan effort dan keseriusannya. Saat kamu sudah benar-benar yakin bahwa dia berhak mendapatkan cintamu, maka biarkan hatimu jatuh cinta kepadanya.

Jatuh cinta memang pakai hati, tapi jangan melewatkan cara mencintai dengan logika tersebut jika ingin menjalin hubungan yang berkualitas. (DSI)