5 Ciri Kepribadian Ambivert Berdasarkan Psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kepribadian ambivert adalah salah satu kepribadian manusia selain introvert dan ekstrovert yang memiliki ciri khusus. Salah satu ciri kepribadian ambivert adalah merasa nyaman saat sendiri atau berinteraksi dengan orang lain.
Secara singkat ambivert adalah kepribadian yang berada di antara ekstrovert dan introvert sehingga tampak fleksibel dalam bergaul.
Pengertian Kepribadian Ambivert
Mengutip dari buku Golden Age Parenting: Periode Emas Tumbuh Kembang Anak, Dr. Susy Setiowati P., (2021:160), pengertian ambivert adalah kepribadian yang lebih fleksibel ketika berinteraksi dengan lingkungan.
Walaupun berada di tengah keramaian atau sendiri di kamar, pemilik kepribadian ini tidak akan merasa lelah. Bahkan ada yang mengatakan bahwa pemilik kepribadian ambivert disebut kepribadian ganda.
Ciri Kepribadian Ambivert yang Dirasakan Seseorang
Agar bisa membedakan kepribadian introvert, ekstrovert, dan ambivert berikut beberapa ciri kepribadian ambivert berdasarkan Psikologi.
1. Nyaman Berada di Berbagai Situasi
Ciri pertama adalah orang tersebut sangat nyaman berada di berbagai situasi seperti keheningan dan keramaian. Pemilik kepribadian introvert mudah merasa lelah jika berada di keramaian sedangkan ekstrovert sangat menyukai keramaian.
Perbedaan ekstrovert dan ambivert adalah jika ekstrovert mudah memulai percakapan sedangkan ambivert hanya menyukai suasana tersebut. Ambivert tidak selalu ingin memulai percakapan.
2. Memiliki Ruang Tersendiri Ketika Bersosialisasi
Terlalu lama berada di tengah keramaian juga membuat ambivert kesulitan sehingga perlu mengistirahatkan tubuh sejenak. Ambivert perlu memperhatikan diri, jadi jika sudah merasa lelah maka harus menepi.
3. Mampu Menjadi Teman Curhat yang Baik
Seorang ambivert dinilai mampu menjadi teman curhat yang baik karena bisa membedakan kapan waktu mendengarkan dan waktu beropini. Pandai menguasai diri di segala situasi menjadikan ambivert sosok yang dicari saat ingin curhat.
4. Terkadang Suka Menjadi Pusat Perhatian
Kadang-kadang pemilik kepribadian ambivert terkadang suka saat menjadi pusat perhatian. Walaupun begitu, ambivert tidak selalu ingin mendapatkan spotlight.
5. Punya Banyak Teman Tetapi Hanya Sedikit yang Dekat
Terakhir adalah orang ambivert memiliki banyak teman namun hanya beberapa saja yang dianggap dekat. Hanya orang-orang terpercaya yang mampu mendukung secara tulus bisa menjadi teman ambivert.
Mengetahui ciri kepribadian ambivert penting bagi mahasiswa yang mempelajari ilmu Psikologi. Jika merasa memiliki kepribadian ambivert perlu dikembangkan misalnya dengan mengenali potensi diri. (GTA)
Baca Juga: 9 Cara Menghadapi Orang Ambivert untuk Membangun Hubungan yang Baik
