6 Cara Membawa Orang ke Psikiater agar Tidak Menolak

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
![[Cara Membawa Orang ke Psikiater] Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: unsplash/Linkedin](https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,f_auto,q_auto:best,w_640/v1634025439/01k293g4yxkk5cjsx2k0njdrej.jpg)
Ada beberapa cara membawa orang ke psikiater yang bisa diterapkan agar tidak menolak. Seperti yang diketahui, orang yang mengunjungi psikiater sering dipandang sebelah mata.
Padahal, tidak semua orang yang mengunjungi psikiater artinya “gila”. Tugas psikiater pun cukup beragam, seperti membantu orang yang mengalami stres, kecemasan berlebihan, hingga gangguan tidur.
Cara Membawa Orang ke Psikiater agar Mau Berobat
Mengutip buku Memahami berbagai Etika Profesi dan Pekerjaan oleh Ismantoro (2011), bantuan psikiater diperlukan ketika diri sendiri atau anggota keluarga mengalami gangguan atau sakit jiwa, mulai dari yang ringan hingga parah. Adapun cara membawa orang ke psikiater di antaranya sebagai berikut.
1. Bangun Kepercayaan
Sebelum mengajak, pastikan Anda memiliki hubungan yang cukup dekat dan penuh empati. Orang yang sedang mengalami masalah mental cenderung sensitif, sehingga ajakan yang terkesan memaksa bisa membuat mereka menjauh.
2. Bangun Percakapan yang Hangat
Saat mengajak orang terdekat ke psikiater, pastikan berbicara pada momen yang santai. Dengarkan cerita atau keluhannya tanpa menghakimi atau beradu nasib. Tunjukkan kepedulian yang tulus dan bukan sekadar ingin “memperbaiki” mereka.
3. Jelaskan Manfaatnya
Banyak orang belum mengetahui bahwa psikiater dapat membantu berbagai masalah umum. Misalnya, seperti mudah marah, cemas berlebihan, atau bahkan sulit tidur.
Jelaskan bahwa datang ke psikiater sama seperti berobat ke dokter pada umumnya. Hanya saja, psikiater lebih fokus pada kesehatan mental.
4. Hindari Bahasa yang Menstigma
Jangan mengatakan tentang “gila” atau “harus diperiksa” karena perkataan tersebut terdengar seperti menghakimi. Gunakan bahasa yang menenangkan, seperti mengajak untuk mengunjungi psikiater agar bisa merasa lebih baik.
5. Berikan Dukungan Penuh
Tawarkan bantuan untuk datang bersama, bantu buatkan janji, dan temani sampai ruang tunggu. Saat ditemani orang terdekat, hal ini dapat mengurangi rasa malu dan takut.
6. Tawarkan ke Psikolog Terlebih Dahulu
Jika langsung ke psikiater cukup sulit dilakukan, lakukan konseling terlebih dahulu ke psikolog. Bila diperlukan, psikolog akan memberikan rujukan ke psikiater untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
Baca juga: Ciri-Ciri Phobia Kegelapan dan Cara Mengatasinya
Cara membawa orang ke psikiater yang dijelaskan di atas dapat dipraktikkan. Dengan begitu, diharapkan orang yang ingin dibawa dapat memperoleh penanganan yang tepat, baik melalui terapi, rehabilitasi, atau pengobatan lainnya. (DLA)
