Konten dari Pengguna

6 Cara Membawa Orang ke Psikiater agar Tidak Menolak

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

[Cara Membawa Orang ke Psikiater] Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: unsplash/Linkedin
zoom-in-whitePerbesar
[Cara Membawa Orang ke Psikiater] Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: unsplash/Linkedin

Ada beberapa cara membawa orang ke psikiater yang bisa diterapkan agar tidak menolak. Seperti yang diketahui, orang yang mengunjungi psikiater sering dipandang sebelah mata.

Padahal, tidak semua orang yang mengunjungi psikiater artinya “gila”. Tugas psikiater pun cukup beragam, seperti membantu orang yang mengalami stres, kecemasan berlebihan, hingga gangguan tidur.

Cara Membawa Orang ke Psikiater agar Mau Berobat

[Cara Membawa Orang ke Psikiater] Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: unsplash/Cristina Wocinte

Mengutip buku Memahami berbagai Etika Profesi dan Pekerjaan oleh Ismantoro (2011), bantuan psikiater diperlukan ketika diri sendiri atau anggota keluarga mengalami gangguan atau sakit jiwa, mulai dari yang ringan hingga parah. Adapun cara membawa orang ke psikiater di antaranya sebagai berikut.

1. Bangun Kepercayaan

Sebelum mengajak, pastikan Anda memiliki hubungan yang cukup dekat dan penuh empati. Orang yang sedang mengalami masalah mental cenderung sensitif, sehingga ajakan yang terkesan memaksa bisa membuat mereka menjauh.

2. Bangun Percakapan yang Hangat

Saat mengajak orang terdekat ke psikiater, pastikan berbicara pada momen yang santai. Dengarkan cerita atau keluhannya tanpa menghakimi atau beradu nasib. Tunjukkan kepedulian yang tulus dan bukan sekadar ingin “memperbaiki” mereka.

3. Jelaskan Manfaatnya

Banyak orang belum mengetahui bahwa psikiater dapat membantu berbagai masalah umum. Misalnya, seperti mudah marah, cemas berlebihan, atau bahkan sulit tidur.

Jelaskan bahwa datang ke psikiater sama seperti berobat ke dokter pada umumnya. Hanya saja, psikiater lebih fokus pada kesehatan mental.

4. Hindari Bahasa yang Menstigma

Jangan mengatakan tentang “gila” atau “harus diperiksa” karena perkataan tersebut terdengar seperti menghakimi. Gunakan bahasa yang menenangkan, seperti mengajak untuk mengunjungi psikiater agar bisa merasa lebih baik.

5. Berikan Dukungan Penuh

Tawarkan bantuan untuk datang bersama, bantu buatkan janji, dan temani sampai ruang tunggu. Saat ditemani orang terdekat, hal ini dapat mengurangi rasa malu dan takut.

6. Tawarkan ke Psikolog Terlebih Dahulu

Jika langsung ke psikiater cukup sulit dilakukan, lakukan konseling terlebih dahulu ke psikolog. Bila diperlukan, psikolog akan memberikan rujukan ke psikiater untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Baca juga: Ciri-Ciri Phobia Kegelapan dan Cara Mengatasinya

Cara membawa orang ke psikiater yang dijelaskan di atas dapat dipraktikkan. Dengan begitu, diharapkan orang yang ingin dibawa dapat memperoleh penanganan yang tepat, baik melalui terapi, rehabilitasi, atau pengobatan lainnya. (DLA)