Konten dari Pengguna

7 Tanda Pertemanan Tidak Sehat dan Cara Mengatasinya

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tanda Pertemanan Tidak Sehat. Sumber foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tanda Pertemanan Tidak Sehat. Sumber foto: Pixabay

Ada berbagai tanda pertemanan tidak sehat yang sering tidak disadari. Padahal, tanda tersebut tidak jarang terpampang jelas, lho!

Memang terkadang dalam berteman seseorang akan selalu berbuat totalitas tanpa menyadari bahwa terdapat tanda-tanda pertemanan yang tidak sehat.

7 Tanda Pertemanan Tidak Sehat

Ilustrasi Tanda Pertemanan Tidak Sehat. Sumber foto: Pixabay

Tak ada salahnya berteman dengan siapapun tanpa memilih-milih. Namun ternyata, tidak semua teman dapat menjalin hubungan pertemanan yang sehat, lho. Lantas, bagaimana tanda pertemanan yang tidak sehat tersebut?

1. Adanya Rasa Kompetisi dari Teman

Sudah menjadi hal lumrah di antara teman kalau terjadi kompetisi. Misalnya siapa yang paling rajin olahraga maupun paling rajin belajar. Tidak ada salahnya jika kompetisi tersebut berada dalam ranah positif. Justru akan menjadi motivasi tersendiri.

Namun berbeda halnya jika temanmu justru memandangmu sebagai lawan yang ingin ia kalahkan. Jika hal ini terjadi, kamu dapat mengajaknya bicara baik-baik dan menanyakan apa yang sebenarnya ia rasakan. Setelah itu, kamu boleh menambahkan sedikit teguran agar pertemanan kalian menjadi sehat.

2. Menghubungi Ketika Ada Butuhnya

Akan aneh rasanya ketika seorang teman hanya menghubungimu di saat ia merasa butuh. Apalagi jika ia menghubungi setelah berbulan-bulan tak ada kabar. Bisa jadi ia ingin meminta tolong sesuatu, atau bahkan meminjam sejumlah uang.

Jika hal ini terjadi, ajaklah ia bicara dan katakan bahwa kamu merasa tidak nyaman dengan sikapnya.

3. Tidak Mau Mendengarkan

Sejatinya, dalam pertemanan menjadi wadah untuk saling berbagi kisah maupun keluhan. Namun terkadang ada teman yang hanya mau berbagi hal tentang dirinya tanpa mau mendengarkan kisahmu.

Ia akan mendatangimu kala butuh tempat bercerita. Namun ketika kamu yang membutuhkannya, ia akan memberi sejuta alasan untuk menghindarimu. Apabila ini terjadi, maka pertemananmu sudah bisa dikatakan tidak sehat.

4. Terlalu Obsesi

Sosok teman yang terlalu terobsesi denganmu juga dapat menjadi tanda tidak sehatnya pertemanan. Misalnya ia selalu memaksamu untuk mengatakan sesuatu yang kamu tidak ingin membahasnya. Atau teman yang akan marah jika kamu lama merespon pesannya.

Kalau hal ini terjadi, katakan pada temanmu bahwa kamu merasa tidak nyaman dengan sikapnya. Jika diperlukan, kamu bisa mulai menciptakan batasan darinya.

5. Tidak Menghargai Batasanmu

Dalam pertemanan, sudah seharusnya saling memahami batasan yang ada. Meskipun tidak ada dalam aturan tertulis, namun seharusnya sudah pernah dibahas secara langsung.

Jika temanmu melakukan hal diluar batasanmu, cukup katakan padanya bahwa ia sudah melewati batasan dan kamu merasa tidak nyaman akan hal itu.

6. Gengsi Meminta Maaf

Tak jarang terjadi salah paham di antara pertemanan. Apabila temanmu terbukti salah namun ia gengsi untuk meminta maaf, maka hal itu bisa menjadi tanda dari tidak sehatnya hubungan pertemanan kalian.

Bahkan bisa jadi mereka justru membela diri dan balik menyalahkanmu. Hal ini sudah menjadi tanda besar bahwa ia bukan teman yang baik bagimu.

7. Iri Saat Kamu Bahagia

Seharusnya saat seseorang mendapat kebahagiaan, sang teman memberi ucapan selamat yang tulus. Namun jika temanmu justru berkata, "mungkin kamu hanya beruntung saja." maka hal itu bisa menjadi tanda bahwa hubungan pertemananmu tidak sehat.

Apabila hal itu terjadi, cukup dengarkan kata-katanya dan jangan mengambil hati. Ia hanya terjebak dalam perasaan iri saja, kok.

Nah, itu dia 7 tanda pertemanan tidak sehat beserta cara mengatasinya. (LAU)