Konten dari Pengguna

8 Cara Mengatasi Rasa Malas Menurut Psikologi

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara mengatasi rasa malas menurut Psikologi. Sumber: Pexels/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara mengatasi rasa malas menurut Psikologi. Sumber: Pexels/Pixabay

Semua orang pasti pernah mengalami rasa malas karena merupakan sifat alamiah manusia. Cara mengatasi rasa malas menurut Psikologi bisa diterapkan bagi seseorang yang sedang dalam fase tersebut.

Malas bisa bermula dari kebiasaan buruk seperti suka menunda-nunda pekerjaan. Tentunya sifat ini dapat menimbulkan dampak negatif pada kehidupan seseorang baik secara fisik maupun mental.

Bagaimana Cara Mengatasi Rasa Malas Menurut Psikologi? Ini Jawabannya

Ilustrasi cara mengatasi rasa malas menurut Psikologi. Sumber: Pexels/Ketut Subiyanto

Munculnya kemauan beristirahat dan menunda pekerjaan akibat kelelahan dalam menghadapi pekerjaan dan kehidupan yang terus berjalan memang wajar dirasakan. Namun, hal tersebut berbahaya apabila menjadikannya sebagai alasan untuk bermalas-malasan.

Malas merupakan kondisi seseorang tidak mau mengerjakan sesuatu atau menghindari pekerjaan yang seharusnya dikerjakan. Malas juga diartikan sebagai rasa enggan untuk melakukan sesuatu. Rasa ini bisa muncul secara tiba-tiba atau bertahap dan cenderung tidak disadari.

Malas adalah penyakit paling berbahaya yang dapat menghambat produktivitas dan menghalangi pencapaian tujuan seseorang. Selain itu, kemalasan juga bisa menurunkan semangat seseorang dalam menikmati hobi.

Dengan begitu, bagaimanapun caranya malas harus dihilangkan jika ingin seseorang cepat sukses. Dikutip dalam buku Menjadi Milenial Aktif di Industri Kreatif, John Afifi (2019:53), cara mengatasi rasa malas menurut Psikologi, yaitu:

  1. Mengingat mimpi-mimpi yang telah direncanakan setiap malam.

  2. Mengerjakan hal yang sulit di pagi hari dengan sedikit paksaan.

  3. Menghilangkan rasa ingin bersantai bila belum waktunya untuk istirahat.

  4. Memaksakan diri untuk berkarya atau melakukan pekerjaan sesuai jadwal.

  5. Memiliki rasa percaya diri untuk berhasil dalam berkarya.

  6. Menghadiahi diri sendiri setiap pencapaian yang telah diraih, baik pencapaian kecil maupun besar (self reward).

  7. Memindahkan tempat yang biasa digunakan untuk berkarya agar tidak bosan dan menemukan suasana baru.

  8. Relaksasikan diri sejenak dengan makan camilan yang disukai sebagai teman (penambah mood).

Sejatinya malas bisa memengaruhi seluruh hidup seseorang. Lantaran, orang tersebut tidak mau melakukan upaya aktif berkaitan dengan produktivitasnya. Kemalasan akan melenyapkan banyak kesempatan yang ditawarkan oleh kehidupan sehari-harinya.

Paksakan diri untuk tidak malas, sebab rasa malas dapat menghambat seseorang untuk mencapai tujuan terbesar dalam hidupnya. Gunakan cara mengatasi rasa malas menurut Psikologi di atas. Jangan biarkan rasa malas berlanjut, karena nantinya hanya akan menganggu. (MRZ)

Baca juga: 5 Penyebab Malas Berinteraksi dengan Orang Lain