Konten dari Pengguna

Akibat Putus Cinta bagi Kesehatan beserta Cara Mengatasinya

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi akibat putus cinta, sumber foto: RDNE Stock project by pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi akibat putus cinta, sumber foto: RDNE Stock project by pexels.com

Putus cinta adalah hal yang sangat menyakitkan dan juga bisa membuat tubuh bermasalah. Salah satu akibat putus cinta bagi kesehatan yaitu hilangnya nafsu makan.

Namun, galau akibat putus cinta tidak boleh terjadi hingga berlarut-larut dan membuat kehidupan menjadi berantakan. Harus bisa move on untuk kehidupan yang lebih baik dan kesehatan kembali normal.

Tentu saja cara ini tidak mudah, apalagi jika hubungan sudah terjalin dalam waktu yang cukup lama. Ketahui akibat dari putus cinta bagi kesehatan lengkap dengan cara mengatasinya dalam penjelasan ini.

Akibat Putus Cinta bagi Kesehatan dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi akibat putus cinta, sumber foto: RDNE Stock project by pexels.com

Dikutip dari buku Skizofrenia Akibat Putus Cinta karya Ruslia Isnawati, S.Psi., M.Psi., Psikolog, berikut terdapat beberapa akibat putus cinta bagi kesehatan dan tata cara mengatasinya.

1. Akibat dari Putus Cinta

Putus cinta membuat seseorang menjadi kehilangan nafsu makan karena sakit hati yang berlebih. Jika biasanya semangat untuk makan, ketika putus cinta tiba-tiba selera makan hilang begitu saja.

Reaksi yang akan muncul ketika putus cinta salah satunya yaitu syok karena keadaan tidak terduga. Beberapa ciri yang ditunjukkan dari syok biasanya merupakan reaksi otomatis pada tubuh seperti menangis, sakit kepala dan tenggorokan kering.

Encounter reaction merupakan bentuk reaksi kelanjutan dari shock yang berupa pikiran kacau, perasaan kehilangan, tidak percaya dan sedih. Ini merupakan bentuk ketidakinginan kehilangan sesuatu yang sudah dimiliki namun akhirnya mengalami kehilangan.

Orang yang putus cinta juga sering menolak kenyataan yang sudah terjadi sebagai bentuk pertahanan diri. Biasanya, orang akan menunjukkan bahwa ia baik-baik saja ketika putus cinta.

2. Cara Mengatasi Putus Cinta

Ada banyak cara untuk mengatasi putus cinta, antara lain seperti:

  • Meningkatkan rasa percaya diri agar tidak mengalami mental down, terpuruk, jatuh dalam perasaan pesimis dan rendah diri. Kondisi seperti membuat Anda harus yakin bahwa Anda memiliki keunggulan dan harus percaya diri.

  • Anda punya keunggulan diri yang mungkin saja tidak cocok dengan pasangan sebelumnya. Seiring berjalannya waktu, pasti akan ada perasaan legowo dan rela hati serta merasa bahwa Anda memiliki keunggulan dalam diri.

  • Mulai meningkatkan hubungan baik dengan orang terdekat yang mungkin saja sempat terputus ketika masih pacaran. Saat Anda memiliki pikiran yang positif, maka akan lebih mudah untuk menerima cinta, perhatian serta ketulusan orang terdekat.

  • Menerima kenyataan hidup merupakan keputusan yang tepat ketika putus cinta. Ini memang tidak mudah, namun perlu niat yang kuat, semangat serta perjuangan yang hebat.

Akibat putus cinta bagi kesehatan memang sangat beragam dan membuat diri menjadi lebih lemah dari yang sebelumnya. Namun, jangan berlarut-larut begitu saja segera lakukan cara mengatasi putus cinta sesuai dengan penjelasan tersebut. (DSI)