Anuptaphobia: Definisi beserta Tanda-tandanya yang Wajib Dikenali

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Anuptaphobia adalah rasa takut untuk menjadi lajang. Perasaan tersebut berlawanan dengan gamophobia, yang merupakan rasa takut berlebihan pada pernikahan.
Dikutip dari buku The Encyclopedia of Phobias, Fears, and Anxieties, Third Edition karya Ronald Manual Doctor, anuptaphobia dan gamophobia ini muncul dari peristiwa eksternal misalnya traumatik dan cenderung internal, seperti faktor keturunan atau genetika.
Simak pembahasan mengenai definisi anuptahopia dan tanda-tandanya yang wajib dikenali dalam ulasan berikut ini.
Definisi Anuptaphobia
Anuptaphobia adalah ketakutan yang bersifat tidak rasional saat tidak sedang menjalin dalam suatu hubungan romantis dengan orang lain.
Sederhananya, ketakutan yang dialami tersebut berupa rasa kekhawatiran untuk menjadi sendiri atau tidak memiliki pasangan hidup.
Orang yang mengidap fobia ini akan merasa cemas ketika berpisah dengan pasangannya. Setelah putus, ia memilih untuk segera menjalin hubungan baru dengan orang lain agar tidak sendirian.
Penyebab utama anuptaphobia ialah adanya rasa takut akan kesepian sehingga terus-menerus memikirkan pernikahan, cinta, serta masa depan. Pengidap anuptaphobia sering merasa tidak puas dengan dirinya sendiri sehingga tidak dapat menghabiskan waktu luang sendiri.
Kesendirian itu kemudian menyebabkan munculnya rasa cemas, takut, serta panik sehingga kerap dianggap memiliki disfungsional dalam hubungan.
Tanda-tanda Anuptaphobia
Berikut adalah beberapa tanda seseorang yang mengidap anuptaphobia.
1. Selalu Memaksakan Menjalin Hubungan
Ketika pengidap anutaphobia baru saja putus, ia akan merasa panik dan langsung mencari pasangan pengganti daripada membiarkan diri mereka untuk sembuh.
2. Tidak Memilih Pasangan dengan Bijak
Pengidap anuptaphobia biasanya akan tetap membenarkan pasangannya ketika berbuat salah. Bahkan ia lebih memilih menjalani hubungan dengan orang yang tidak tepat daripada harus menjadi lajang.
3. Tetap Bertahan dalam Hubungan Toksik
Karena selalu membenarkan perilaku tidak baik dari pasangannya, pengidap anuptaphobia sering kali terjebak dalam hubungan yang tidak sehat atau toxic.
4. Tidak Menjadi Diri Sendiri dalam Hubungan
Pengidap anuptaphobia akan selalu berupaya mempertahankan hubungannya dengan pasangan. Bahkan ia tidak ragu bila harus menjalani hidup sebagai orang lain.
Selain itu, pengidap anuptaphobia juga tidak mempunyai cukup kontrol terhadap dirinya sendiri. Hal yang selalu dipikirkan hanya bagaimana cara supaya tidak ditinggalkan oleh pasangannya dan tidka sendirian.
Demikian penjelasan mengenai definisi anuptahopia dan tanda-tandanya yang wajib dikenali. (ARH)
