Apa Saja Teori Psikologi Perkembangan Anak yang Penting? Ini Penjelasannya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perkembangan anak merupakan subjek yang kaya dan beragam. Jika ingin mendalaminya, wajib mengetahui apa saja teori psikologi perkembangan anak yang penting untuk dipelajari.
Selain bagi mahasiswa, informasi ini juga penting bagi orang tua. Pemahaman mengenai psikologi perkembangan memungkinkan orang dewasa untuk lebih memahami pertumbuhan anak-anak.
Mengenal Apa Saja Teori Psikologi Perkembangan Anak
Banyak teori perkembangan anak yang diajukan oleh para ahli dan peneliti di bidang psikologi. Beberapa diantaranya sangat penting karena kerap dibahas dan dijadikan rujukan untuk mengembangkan teori lainnya.
Untuk lebih memahami, berikut beberapa teori psikologi perkembangan anak yang wajib diketahui.
1. Teori Kognitif
Seperti dikutip dari buku Psikologi Anak Berkebutuhan Khusus, Sri Nurhayati Selian (2024:72), teori kognitif diungkapkan oleh psikolog Swiss, Jean Piaget. Teori ini menjelaskan bagaimana anak-anak mengorganisir dan memahami informasi dari lingkungan sekitar.
Proses berpikir dalam diri anak akan berbeda dalam tiap tahapan pertumbuhan. Hal ini terlihat dari perbedaan cara anak memahami dan berinteraksi dengan dunia dalam setiap tahapan perkembangan (dikelompokan berdasarkan usia).
2. Teori Perilaku
Teori perilaku atau behaviorisme mengatakan perkembangan psikologi anak bisa diamati dan diukur. Beberapa ahli psikologi yang mengungkapkan teori ini adalah John B. Watson dan BF Skinner.
Menurut teori ini, pola perilaku yang muncul pada anak merupakan reaksi terhadap penghargaan, hukuman, stimulus, serta penguatan yang diberikan oleh lingkungan sekitar mereka. Teori ini tidak mempertimbangkan pikiran atau perasaan internal sang anak.
3. Teori Perkembangan Psikososial
Teori ini merupakan ide dari Erik Erikson yang terinspirasi dari teori-teori Sigmund Freud. Menurut Erikson, terdapat delapan tahap perkembangan psikososial. Pertumbuhan dan perubahan perilaku akan terjadi sepanjang hidup.
Penyebabnya adalah interaksi sosial dan konflik yang muncul selama berbagai tahap perkembangan. Teori ini menggambarkan manusia akan menghadapi konflik perkembangan di tiap tahapan, sehingga bisa berpengaruh pada fungsi dan pertumbuhan selanjutnya.
4. Teori Keterikatan
Teori ini diajukan oleh John Bowlby yang percaya bahwa proses dan metode pengasuhan akan memainkan peran penting dalam perkembangan anak serta hubungan sosial sepanjang hidup.
Menurut Bowlby, anak-anak dilahirkan dengan kebutuhan bawaan untuk membentuk keterikatan. Keterikatan positif yang terbentuk akan membantu kelangsungan hidup anak karena mereka akan merasa diterima dan terlindungi.
Baca Juga: Mengenal Efek Mandela dalam Psikologi
Demikianlah informasi mengenai apa saja teori psikologi perkembangan anak yang penting untuk diketahui. Teori-teori tersebut kerap digunakan untuk memahami bagaimana anak-anak tumbuh, berperilaku, dan berpikir. (MFR)
