Cara Menghadapi Siswa Introvert agar Aktif Bersosialisasi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap guru sudah seharusnya mengetahui cara menghadapi siswa introvert agar lebih aktif dalam bersosialisasi. Mengingat cara menghadapi anak yang introvert jauh berbeda dibandingkan menghadapi anak ekstrovert.
Dalam menangani siswa introvert, perlu kehati-hatian karena siswa introvert cenderung memiliki perasaan yang sensitif. Dengan menerapkan cara-cara khusus, siswa introvert akan menjadi lebih berani dalam bersosialisasi.
Dikutip dari www.weareteachers.com, berikut ini terdapat beberapa penjelasan lengkap tentang cara tepat menghadapi siswa introvert.
Cara Menghadapi Siswa Introvert
Introvert merupakan suatu kondisi dimana seseorang memiliki kepribadian tertutup dan cenderung pemalu. Maka dari itu, perlu mengetahui tata cara menghadapi siswa introvert dengan tepat berikut ini.
1. Memberikan Keterampilan Sosial
Cara yang pertama yaitu dengan memberikan keterampilan sosial untuk membantunya lebih aktif bersosialisasi. Kebanyakan siswa introvert tidak suka terintimidasi.
Maka dari itu, perlu pendekatan keterampilan sosial kepada siswa. Guru bisa mengajak orang yang bisa dipercaya untuk mendekati siswa tersebut secara perlahan agar timbul rasa percaya diri dan mau bersosialisasi.
2. Gambarkan Sifat-sifat Berharga
Terkadang anak introvert cenderung memiliki pemikiran bahwa ia tidak mempunyai sifat apapun yang bisa dibanggakan. Maka dari itu, seseorang perlu menggambarkan sifat-sifat berharga dari siswa introvert.
Contohnya seperti ia yang memilih sifat pendiam namun jeli, imajinatif, baik hati dan sangat peka. Menggambarkan sifat-sifat berharganya secara perlahan bisa membuat ia mau untuk lebih terbuka.
3. Menyediakan Ruang Pribadi
Selanjutnya adalah dengan menyediakan ruang pribadi untuk siswa introvert. Ruang pribadi ini akan sangat membantu siswa introvert untuk berperilaku.
Mengingat siswa introvert lebih suka dengan tempat tertutup dan cenderung sepi untuk menunjukkan keberaniannya dalam berinteraksi. Guru bisa mengajak anak introvert berbicara ketika keadaan kelas sedang sepi untuk mengenalinya secara lebih dalam.
4. Membuat Partisipasi tentang Kualitas Bukan Kuantitas
Apabila ingin memasukkan penilaian partisipasi siswa di kelas ke dalam penilaian formal. Maka guru bisa memastikan untuk berfokus pada kualitas komentar siswa yang berada di kelas daripada seberapa sering siswa berpatisipasi.
Hal ini akan membuat guru lebih mengetahui kualitas bukan kuantitas setiap siswa. Ini juga termasuk cara yang tepat untuk memulai pendekatan dengan siswa introvert agar lebih terbuka.
Banyak cara menghadapi siswa introvert agar lebih aktif bersosialisasi baik di lingkungan kelas maupun sekolah. Bukan hanya guru saja, siswa introvert juga harus berupaya agar dirinya lebih baik dan aktif dalam bersosialisasi. (DSI)
