Konten dari Pengguna

Ciri-ciri Perkembangan Emosi Remaja Menurut Ilmu Psikologi

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri-ciri perkembangan emosi remaja. Sumber: pexels.com/Cottonbro Studio
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri-ciri perkembangan emosi remaja. Sumber: pexels.com/Cottonbro Studio

Remaja mengalami berbagai macam perkembangan dalam diri salah satunya perkembangan emosi. Ciri-ciri perkembangan emosi remaja sesuai dengan ilmu Psikologi adalah memiliki energi yang besar untuk mencari jati diri.

Perkembangan emosi dalam remaja menunjukkan manusia terus mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Masa remaja adalah masa peralihan antara anak-anak ke usia dewasa yang mengalami banyak perubahan.

Pengertian Emosi

Ilustrasi ciri-ciri perkembangan emosi remaja. Sumber: pexels.com/Cottonbro Studio

Mengutip dari buku Psikologi Olahraga Prestasi, Gunarsa, Singgih D, (2004:62), pengertian emosi adalah aspek psikologis yang berkaitan dengan kemampuan merasakan sesuatu. Contohnya adalah perasaan senang, sedih, terharu, gembira, kesal, marah, dan sebagainya.

Gejolak emosi yang dirasakan setiap orang berbeda-beda dari skala yang paling menyenangkan hingga paling tidak menyenangkan. Emosi apapun itu yang dirasakan seseorang bisa memengaruhi kondisi tubuhnya.

Contohnya ketika ada seseorang yang terlalu senang maka bisa mengalami perubahan fisiologis, seperti jantung berdebar-debar, air mata menurun, dan sebagainya. Setiap manusia mengalami perkembangan emosi mulai dari fase anak-anak hingga dewasa.

Ciri-Ciri Perkembangan Emosi Remaja

Ilustrasi ciri-ciri perkembangan emosi remaja. Sumber: pexels.com/Julia M Cameron

Periode remaja disebut sebagai periode tekanan dan periode badai, yaitu masa ketika remaja mengalami ketegangan emosi yang meninggi. Penyebabnya adalah perubahan fisik dan lingkungan di sekitar remaja tersebut.

Lingkungan sangat berpengaruh terhadap perkembangan emosi remaja karena jika seseorang tidak memiliki pendukung, maka akan merasa tidak aman. Di bawah ini ada ciri-ciri perkembangan emosi remaja yang perlu diketahui.

  • Memiliki energi yang besar untuk mencari tujuan hidup.

  • Mengalami pertumbuhan fisik yang signifikan.

  • Mulai mengarahkan perhatian ke teman sebaya dan mulai melepaskan diri dari keterikatan dengan keluarga.

  • Remaja mulai memiliki ketertarikan terhadap lawan jenis yang menarik perhatiannya.

  • Mulai mengalami perubahan pikiran yang lebih matang.

  • Menunjukkan kemampuan untuk hidup lebih mandiri atau tidak selalu bergantung pada orang lain.

  • Berada dalam periode transisi.

  • Remaja mulai suka membuat kelompok dengan teman-teman yang dianggap bisa memberikan kenyamanan dan keamanan.

  • Mulai mencari identitas atau jati diri untuk perkembangan di masa depan.

Orang tua harus memahami apa saja ciri-ciri perkembangan emosi remaja menurut Psikologi di atas. Tujuannya agar orang tua bisa tetap mengawasi apa yang remaja lakukan sehari-hari sehingga tetap di jalan yang benar. (GTA)

Baca Juga: Mengenali Ciri-Ciri Orang Menahan Emosi