Konten dari Pengguna

Ciri-ciri Sandwich Generation dan Faktor Penyebabnya

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri ciri sandwich generation. Sumber: pexels.com/Inzmamkhan11
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri ciri sandwich generation. Sumber: pexels.com/Inzmamkhan11

Seiring bertambahnya usia, banyak orang yang harus menanggung tanggung jawab besar, seperti menjadi sandwich generation. Ciri-ciri sandwich generation adalah mudah mengalami stres dan kelelahan karena harus mengurus berbagai hal sekaligus.

Secara umum, sandwich generation adalah istilah yang menggambarkan seseorang yang menanggung kehidupan tiga generasi. Seperti sandwich yang memiliki tiga lapisan yaitu lapisan adalah atas orang tua, lapisan bawah adalah anak, dan lapisan tengah adalah diri sendiri.

Pengertian dan Ciri-ciri Sandwich Generation

Ilustrasi ciri ciri sandwich generation. Sumber: pexels.com/Punttim

Mengutip dari situs Binus University Faculty of Humanities, psychology.binus.ac.id, pengertian sandwich generation adalah orang yang sedang dalam masa produktif bekerja, tetapi tidak hanya menanggung kebutuhan diri sendiri melainkan juga keluarganya.

Sandwich generation harus menanggung beban hidup generasi di atas dan bawahnya. Biasanya, seorang sandwich generation harus merawat orang tua, anak-anak, dan dirinya sendiri. Di bawah ini ada ciri-ciri sandwich generation yang harus diketahui sesuai ilmu Psikologi.

1. Sering Mengalami Stres dan Kelelahan

Sering merasa lelah dan stres berkepanjangan adalah ciri-ciri umum seseorang menjadi sandwich generation. Kesulitan mengatur prioritas antara keluarga, pekerjaan, dan diri sendiri bisa menyebabkan kelelahan fisik dan mental.

Penyebab stres lainnya adalah karena kesulitan memenuhi ekspektasi sosial masyarakat, sehingga kerap kali membandingkan diri sendiri dengan pencapaian orang lain. Hal ini bisa memperburuk kondisi tubuh.

2. Tidak Berani Memikirkan Masa Depan

Seseorang yang terjebak menjadi sandwich generation sering kali merasa tidak berhak menentukan rencana masa depan. Padahal semua orang perlu memikirkan akan seperti apa masa depan yang diinginkan.

Hal ini karena bagi sandwich generation, ketakutan akan kurangnya sumber daya membuatnya enggan berpikir lebih jauh untuk masa depan.

3. Hampir Seluruh Penghasilan Digunakan untuk Kebutuhan Generasi Lain

Ciri-ciri yang paling umum adalah hampir seluruh penghasilan diguakan untuk memenuhi generasi atas dan bawah. Seseorang kesulitan menyimpan dana untuk dirinya sendiri karena sudah habis untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Faktor Penyebab Sandwich Generation

Ilustrasi ciri ciri sandwich generation. Sumber: pexels.com/Andrea Piacquadio

Masyarakat Indonesia banyak yang menjadi sandwich generation. Memangnya apa penyebab sandwich generation? Berikut penjelasannya.

1. Perubahan Demografis

Perubahan demografis berkaitan dengan meningkatnya usia harapan hidup yang berarti positif. Namun, di satu sisi, perubahan demografis artinya banyak orang tua yang hidupnya lebih lama, sehingga membutuhkan bantuan dan perawatan lebih.

2. Kondisi Ekonomi

Ketidakstabilan penghasilan, bertambahnya biaya hidup sehari-hari, dan fluktuasi ekonomi juga menjadi penyebab adanya sandwich generation.

Ciri-ciri sandwich generation berdasarkan ilmu Psikologi salah satunya adalah mudah mengalami stres dan kelelahan. (GTA)

Baca Juga: Apa Itu Sandwich Generation? Ini Pengertian dan Penyebabnya