Ciri-ciri Victim Mentality yang Membahayakan Kesehatan Mental

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Victim mentality merupakan kondisi di mana seseorang merasa dirinya selalu menjadi korban. Salah satu ciri-ciri victim mentality yang dapat membahayakan kesehatan mental adalah memandang sebuah permasalahan sebagai musibah.
Selain itu, victim mentality juga sangat berkaitan dengan playing victim atau perilaku seseorang yang sengaja menimpakan kesalahannya kepada orang lain. Kondisi ini juga dapat menyebabkan seseorang meyakini bahwa situasi buruk yang terjadi akan selalu menimpa dirinya.
Dikutip dari buku Victim Blaming In Rape Culture karya Sri Wahyuni dan Siti Nurbayani, berikut adalah ciri-ciri dari victim mentality yang dapat membahayakan kesehatan mental.
Ciri-ciri Victim Metality
Victim metality dapat muncul karena kondisi kurangnya kasih sayang yang dibarengi dengan sifat kurang simpati serta sulit menerima keadaan.
Setidaknya, terdapat tujuh ciri-ciri victim mentality pada seseorang yang jarang disadari. Berikut penjelasannya.
1. Melihat Permasalahan sebagai Musibah
Biasanya orang yang victim mentality selalu melihat permasalahan sebagai musibah tanpa berusaha mencari solusi.
2. Orang Lain Selalu Menyakiti Dirinya
Victim mentality juga bisa membuat seseorang memiliki pikiran bahwa ada seseorang yang selalu berusaha menyakiti dirinya. Meski pada kenyataannya tidak ada seorang pun yang ingin berbuat demikian.
3. Tidak Mampu Memecahkan Suatu Masalah
Setiap orang tentu ingin masalahnya cepat selesai. Namun, orang dengan victim mentality tidak memiliki kemampuan yang baik untuk menyelesaikan masalah. Bahkan mereka akan merasa tidak berdaya dalam melakukan apa-apa.
4. Selalu Menolak Solusi
Orang dengan victim mentality bukan hanya tidak bisa menyelesaikan masalah, tetapi ia juga selalu menolak solusi yang diberikan oleh orang lain. Bahkan, ia enggan mempertimbangkan solusi yang diberikan tersebut.
5. Yakin bahwa Diri Sendiri adalah Target Penganiayaan
Sering kali orang dengan victim mentality akan memiliki keyakinan bahwa dirinya sendiri adalah target penganiayaan. Padahal tidak ada yang ingin melakukan penganiayaan padanya.
6. Selalu Menghidupkan Kenangan Menyakitkan
Terkadang, victim mentality bisa membuat seseorang terus-menerus menghidupkan kenangan menyakitkan, Hingga akhirnya, ia menjadi sulit memaafkan dan menyimpan dendam.
7. Menghindari Tanggung Jawab
Seseorang yang memiliki victim mentality bisa dilihat dari sikap dan perilaku yang selalu menghindari tanggung jawab.
Daripada melaksanakan tanggung jawabnya, orang dengan victim mentality justru cenderung menempatkan tanggung jawab kepada orang lain.
Itulah ciri-ciri victim mentality yang dapat membahayakan kesehatan mental.
Kondisi ini sebaiknya harus segera diatasi dengan tepat agar tidak menimbulkan masalah bagi diri sendiri maupun masyarakat sekitar. (DSI)
