Definisi Siklotimia beserta Penyebabnya yang Perlu Diketahui

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Siklotimia adalah gangguan yang dialami pada seseorang yang ditandai dengan adanya perubahan suasana hati sehingga menyebabkan perubahan emosi secara drastis. Cyclothymic disorder atau siklotimia ini dapat terjadi karena beberapa faktor penyebab.
Pembahasan mengenai siklotimia beserta penyebabnya yang ditulis secara lengkap dalam artikel ini dapat memudahkan dalam mengenali gangguan kepribadian sikloltimia.
Mengenal Siklotimia dan Penyebab serta Gejalannya
Siklotimia atau cyclothymic disorder adalah gangguan suasana hati yaitu perubahan emosi secara drastis namun ringan, dikenal sebagai gangguan bipolar ringan.
Gejala khas yang dialami seseorang yang menderita cyclothymic disorder adalah adanya gangguan mood kronis. Pembahasan mengenai pengertian siklotimia dijelaskan dalam buku berjudul Psikologi: Konsepsi dan Aplikasi yang disusun oleh Jeffrey S. Nevid (2018: 1024).
Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa gangguan siklotimia yang berasal bahasa Yunani kyklos, yang berarti putaran, dan thymos yang berarti semangat. Berdasarkan pengertian tersebut, gangguan siklotimia dapat didefinisikan sebagai gangguan suasana hati yang ditandai oleh pola perubahan suasana hati.
Gangguan ini lebih ringan dibandingkan dengan gangguan bipolar. Gangguan ini biasanya dialami seseorang pada masa remaja akhir atau masa dewasa awal dan berlangsung selama beberapa tahun. Gangguan ini dapat terjadi baik pada perempuan maupun laki-laki dalam presentase yang seimbang.
Seseorang yang mengalami siklotimia dapat diketahui jika memenuhi beberapa kriteria gejala. Hal ini dijelaskan secara lengkap dalam buku berjudul Pengantar Psikologi Abnormal: Definisi, Teori, dan Intervensi yang disusun oleh Wisnu Catur Bayu Pati (2022: 92).
Dikutip dari dalam buku tersebut seseorang yang mengalami siklotimia ditandai dengan adanya perubahan mood ringan paling tidak selama dua tahun. Seseorang dapat dikatakan mengalami gangguan siklotimia jika memenuhi kriteria:
Adanya banyak periode dengan gejala hipomania ringan serta depresi ringan selama minimal dua tahun atau untuk remaja dan anak-anak selama setahun.
Selama periode tersebut, periode hipomania dan depresi telah ada setidaknya sepatu waktu dan individu tersebut tidak mengalami gejala lebih dari dua bulan dalam satu waktu.
Belum terpenuhinya kriteria episode depresi, mania, atau hipomania utama
Gejala yang timbul tidak disebabkan oleh efek fisiologis dari konsumsi suatu zat seperti obat-obatan atau kondisi medis seperti hipertiroidisme.
Seseorang dapat mengalami siklotimia karena berbagai faktor penyebab. Namun secara umum penyebab siklotimia dapat dipengaruhi dari faktor genetik, perubahan neurobiologi, trauma psikologis, hingga stres berkepanjangan.
Demikian pembahasan mengenai gangguan siklotimia beserta penyebab dan gejalanya. (DAP)
