Konten dari Pengguna

Mengenal MADD, Gangguan Kecemasan Sekaligus Depresi

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

[MADD adalah] Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: unsplash/Dmitry
zoom-in-whitePerbesar
[MADD adalah] Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: unsplash/Dmitry

Mixed Anxiety and Depressive Disorder atau MADD adalah gangguan kecemasan dan depresi yang memiliki gejala dari kedua jenis masalah kejiwaan tersebut. Tingkat keparahannya tidak bisa didiagnosis secara terpisah.

Sebab, depresi dan kecemasan merupakan dua jenis tekanan emosi yang berbeda, tetapi sering terjadi secara bersamaan. Saat gejalanya cukup serius, penting sekali untuk mendapatkan diagnosis dari psikiater atau psikolog.

MADD adalah Gabungan dari kecemasan dan depresi, Ini Gejalanya

[MADD adalah] Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: unsplash/Nick Herashimenka

Mengutip jurnal Analisis Gambaran Terapi dan Interaksi Obat pada Pasien Mixed Anxiety And Depressive Disorder di Rumah Sakit Islam Arafah Kota Jambi Tahun 2021-2023, Medi Endriani, dkk (2025), MADD adalah kondisi seseorang yang mengalami gejala kecemasan dan depresi secara bersamaan, tetapi tidak memenuhi seluruh kriteria diagnostik pada kedua gangguan jiwa tersebut.

Pada orang yang memiliki gangguan ini, cemas dan depresi yang diderita sama besarnya, sehingga tidak ada yang lebih dominan. Adapun gejalanya, yakni sebagai berikut.

1. Gejala Kecemasan

  • Perasaan khawatir yang berlebihan dan sulit dikontrol.

  • Gelisah dan sulit tenang.

  • Jantung berdebar kencang, keluar keringat dingin, hingga sesak napas.

  • Sulit berkonsentrasi.

  • Insomnia.

  • Mudah tersinggung dan marah.

2. Gejala Depresi

  • Rasa sedih yang berkepanjangan.

  • Terjadi perubahan napsu makan dan berat badan.

  • Kehilangan minat pada rutinitas yang dilakukan sehari-hari.

  • Merasa tidak berdaya dan tidak berharga.

  • Terpikir untuk mati atau bunuh diri.

Cara Penganggulangan MADD

[MADD adalah] Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: unsplash/Cristian Erfurt

Ada beberapa cara yang bisa diterapkan untuk menanggulangi MADD. Sejumlah cara tersebut di antaranya, yaitu:

1. Psikoterapi

  • Terapi Kognitif Perilaku (CBT): Membantu pasien mengenali dan mengubah pola pikir atau perilaku negatif yang menyebabkan kecemasan dan depresi.

  • Terapi interpersonal: Berfokus pada hubungan interpersonal pasien.

  • Terapi perilaku: Membantu pasien untuk mengembangkan keterampilan agar hlgejala MADD dapat diminimalisir.

2. Perubahan Gaya Hidup

  • Olahraga teratur: Membantu mengurangi gejala depresi dan mampu meningkatkan suasana hati.

  • Makanan sehat: Nutrisi yang baik mampu memengaruhi kesehatan mental dan suasana hati.

  • Pola tidur yang cukup: Membantu menjaga keseimbangan suasana hati.

3. Obat-obatan

  • Obat anti kecemasan: Bisa diresepkan untuk mengatasi gejala kecemasan.

  • Anti depresan: Bisa diresepkan untuk menyeimbangkan bahan kimia otak yang berkaitan dengan suasana hati.

Baca juga: 6 Cara Membawa Orang ke Psikiater agar Tidak Menolak

MADD adalah adalah penyakit mental yang perlu ditangani oleh dokter atau profesional kesehatan mental yang kompeten. Mereka akan mampu menilai kondisi pasien dan memberikan rekomendasi pengobatan yang tepat. (DLA)