Konten dari Pengguna

Mengenal Pengertian Psikososial dalam Ilmu Psikologi

info psikologi

info psikologi

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto ilustrasi: Psikososial, sumber: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Foto ilustrasi: Psikososial, sumber: Pexels

Psikososial adalah salah satu topik yang dibahas dalam cabang ilmu Psikologi. Secara garis besar, istilah psikososial dipakai untuk melihat kondisi yang terjadi pada individu.

Untuk mengetahui lebih lanjut perihal pengertian psikososial, gangguan psikososial dan contohnya di masyarakat, baca penjelasannya pada ulasan di bawah ini.

Pengertian Psikososial

Foto ilustrasi: Psikososial, sumber: Pexels

Dikutip dari buku Covid-19 dan Psikososial Masyarakat di Masa Pandemi, psikososial adalah gambaran hubungan antara kondisi sosial seseorang dengan kesehatan mental dan emosionalnya.

Psikososial sendiri berasal dari kata psiko dan sosial. Psiko mengacu pada aspek psikologis individu seperti perasaan pikiran dan perilaku. Sementara sosial mengacu pada hubungan individu dengan kehidupan di luar atau orang-orang di sekitarnya.

Definisi psikososial lainnya yaitu setiap perubahan dalam kehidupan individu, baik yang sifatnya psikologis maupun sosial yang memiliki pengaruh saling timbal balik.

Dari definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa kondisi kejiwaan atau kesehatan mental seseorang dapat dipengaruhi oleh perubahan kehidupan yang dijalaninya. Ketika mengalami hal ini, individu tersebut bisa dikatakan mengalami gangguan psikososial.

Memahami Gangguan Psikososial

Gangguan psikososial adalah perubahan dalam kehidupan individu baik yang sifatnya psikologis atau sosial. Gangguan ini bisa terjadi pada siapa saja. Ciri-ciri gangguan psikososial antara lain:

  • Cemas berlebihan

  • Mengalami depresi tingkat tinggi

  • Suka berhalusinasi

  • Sering melamun

  • Bicaranya ngelantur atau tidak jelas

  • Perubahan pola makan

  • Tidak mau bersosialisasi dengan orang lain

  • Mudah marah

  • Ada keinginan untuk bunuh diri

Contoh Psikososial di Masyarakat

Salah satu contoh psikososial di masyarakat adalah saat terjadinya pandemi Covid-19.

Pandemi Covid-19 berdampak pada kondisi psikologis sebagian masyarakat. Sebagai contoh, dari penelitian yang dilakukan, keadaan psikososial masyarakat Sulawesi Selatan selama masa pandemi tercatat sekitar 58,6 persen mengalami kecemasan.

Hal ini terjadi karena adanya pembatasan sosial skala besar. Kondisi ini memicu terjadinya stres, rasa cemas, dan depresi. Selain itu, penyebaran informasi hoaks terkait Covid-19 juga turut memperparah kondisi kesehatan mental masyarakat.

Anak-anak juga turut mengalami gangguan psikososial akibat Covid-19. Mereka harus melakukan pembelajaran secara daring atau online. Hal ini membuat kondisi psikis mereka turut terganggu.

Masalah ekonomi juga turut memengaruhi keadaan psikososial masyarakat saat pandemi. Ditinjau dari aspek kehidupan ekonomi, sebanyak 76 persen responden merasa cemas selama pandemi. Kecemasan terjadi karena adanya PHK, pendapatan berkurang, penutupan tempat usaha, dan lain sebagainya.

Itulah pembahasan mengenai psikososial dalam ilmu Psikologi. Semoga bermanfaat bagi para pembaca. (Tp)