Mengenal Tanda-Tanda Phobia Tempat Sempit dan Penyebabnya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Phobia tempat sempit merupakan salah satu jenis fobia merasa takut pada tempat atau ruangan sempit yang tertutup.
Saat mengalami kondisi itu, seseorang yang fobia terhadap tempat sempit bisa merasakan berbagai macam gejala fisik, mulai dari berkeringat sampai dengan pingsan.
Tanda-Tanda Phobia Tempat Sempit
Phobia tempat sempit atau yang sering disebut dengan istilah claustrophobia adalah ketakutan terhadap tempat sempit yang tertutup. Selain perasaan takut berada di tempat sempit yang tertutup, claustrophobia juga takut terhadap kegelapan.
Mengutip dari Hypnotherapy the Art of Subconscious Restructuring karya Gunawan (2007: 83), claustrophobia juga berhubungan erat dengan ketakutan terhadap kegelapan. Layaknya sebuah fobia, fobia tempat sempit juga menimbulkan tanda atau gejala.
Mengutip dari laman Healthline (Scaccia, 2023), berikut adalah beberapa tanda yang dapat dialami oleh orang dengan fobia tempat sempit atau claustrophobia:
Berkeringat
Gemetaran
Merasa ketakutan atau kepanikan yang intens
Sesak napas
Nyeri dada
Mual
Pusing
Bingung
Pingsan
Tanda-tanda tersebut umumnya terjadi pada seorang yang mengalami claustrophobia ketika berada di tempat sempit, tertutup, serta gelap. Jika melihat tanda-tandanya, fobia tersebut tampak begitu menakutkan.
Faktanya, seseorang yang mengalami fobia seperti itu merupakan orang yang pernah mengalami pengalaman menakutkan di masa lalu. Hal tersebut juga dapat disebut sebagai pengalaman traumatis.
Sehingga akibat peristiwa buruk tersebut menjadikan seseorang merasa ketakutan jika berada dalam ruangan sempit.
Penyebab Terjadinya Phobia Tempat Sempit
Beberapa pengalaman traumatis yang dapat memicu fobia terhadap tempat sempit, yaitu:
Pernah terjebak dalam ruangan sempit atau ramai dalam durasi yang lama.
Pernah terkunci atau dikunci pada ruangan yang kecil.
Pernah terjebak dalam angkutan umum yang padat.
Pernah ditingalkan di ruangan yang sempit secara sengaja oleh orang lain.
Selain penyebab di atas, seseorang bisa saja mengalami phobia tempat sempit karena pengalaman lain di masa lalu yang menimbulkan luka pada batinnya. Guna mengetahui penyebab pasti dari fobia tersebut, seseorang perlu berkonsultasi dengan psikolog. (AA)
