Mengenal Tes Kraeplin dan Cara Mengerjakannya

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kraeplin adalah salah satu tokoh yang berperan penting dalam penyusunan tes psikotes. Hingga akhirnya menghasilkan tes yang dinamai tes Kraeplin. Tes ini cukup terkenal dan sering digunakan sebagai dasar psikologis untuk mengklasifikasikan kecanduan psikiatrik.
Dikutip dari buku Ajar Asesmen Tes Dalam Bimbingan Dan Konseling, Rani Mega Putri, dkk (hal 205), tes Kraeplin mulanya diciptakan oleh Emile Kraeplin seorang psikiater dari Jerman yang hidup antara tahun 1856-1926.
Pengertian Tes Kraepelin dan Tujuannya
Tes Kraeplin adalah tes yang berupa susunan angka dengan bentuk lajur-lajur. Tes ini akan terdiri dari lembar soal yang lebar mirip dengan koran. Meskipun berupa angka, tapi pengerjaannya cukup sederhana.
Tujuan dari tes ini adalah untuk mengetahui ketahanan konsentrasi seseorang saat dihadapi tekanan, ketelitian, konsistensi, dan kecepatan dalam mengerjakan sebuah pekerjaan.
Tes ini sering digunakan dalam seleksi pekerjaan perusahaan, perguruan tinggi, hingga militer. Sebab, dalam tes ini akan mengetahui kepribadian seseorang.
Cara Mengerjakan Tes Kraepelin
Nama lain dari tes Kraeplin adalah tes pauli atau tes koran. Tes ini psikotes ini memiliki bentuk soal deret angka yang harus diselesaikan dengan cepat. Berikut cara pengerjaan tes Kraeplin yang dapat diikuti.
Pengerjaan tes Kraeplin harus diselesaikan dengan cepat, sebab terdiri dari 20 kolom yang dimulai dari angka 0 hingga angka 9.
Pengerjaan tes hanya diberi waktu sekitar 20 menit saja. Waktu ini sudah termasuk pengisisn identitas dan intruksi yang diberikan petugas.
Proses pengerjaan tes Kraeplin dilakukan mulai dari bawah hingga ke atas setiap dua angkanya.
Peserta harus menjumlahkan angka bawah dan atasnya dengan menulis jawabannya di samping kanan.
Apabila angka yang dijumlahkan lebih dari 10. maka cukup ditulis angka belakangnya saja.
Waktu yang diberikan petugas setiap kolomnya adalah 30 detik. Kemudian, petugas akan menginstruksikan perintah berpindah kolom selanjutnya.
Apabila terjadi kesalahan, maka peserta dapat menggantinya dengan mencoret jumlah sebelumnya. Kemudian ditulis jawaban yang baru ke samping kanannya.
Dapat disimpulkan, jika pengertian tes Kraeplin adalah tes psikotes yang sering digunakan dalam beberapa seleksi. Semoga bermanfaat! (NUM)
Baca Juga: Macam-macam Tes Psikologi dalam Wawancara Kerja
