Pengertian Citra Diri dan Korelasinya dengan Konsep Diri

Menyajikan informasi seputar info psikologi yang terkini, terupdate, dan terlengkap.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari info psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Citra diri merupakan salah satu istilah yang ada dalam pembahasan psikologis manusia. Pengertian singkat dari citra diri adalah cara seseorang menggambarkan dirinya sendiri.
Berdasarkan pengertian singkat itu, dapat dikatakan bahwa citra diri merupakan pandangan seseorang terhadap dirinya sendiri. Pada kehidupan manusia, citra diri seseorang mempunyai korelasi dengan konsep diri.
Pengertian Citra Diri pada Manusia
Secara singkat, citra diri dapat diartikan sebagai cara seseorang untuk menggambarkan dirinya sendiri. Namun, untuk mengenal citra diri secara lebih lanjut dibutuhkan uraian yang lebih rinci pula tentang pengertian citra diri.
Berikut adalah beberapa pengertian citra diri yang mengutip dari laman positivepsychology.com (Ackerman, 2018).
1. Definisi Citra Diri dari Random House Dictionary
Citra diri adalah gagasan, konsepsi, atau gambaran mental yang dimiliki oleh seseorang tentang dirinya sendiri.
2.The Mountain State Centers for Independent Living
Citra diri adalah cara seseorang memandang dirinya. Hal tersebut meliputi sejumlah kesan diri yang telah terbangun dari waktu ke waktu.
Citra diri tersebut dapat sangat positif (sehingga) membuat seseorang percaya diri dalam pikiran dan tindakannya atau negatif (sehingga) membuat seseorang meragukan kemampuan dan idenya.
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat dipahami bahwa citra diri merupakan hal yang sangat dekat dengan diri manusia sebagai individu. Citra diri dapat berbentuk positif atau negatif yang masing-masing dapat memengaruhi diri seseorang.
Korelasi antara Citra Diri dengan Konsep Diri
Citra diri merupakan sebuah istilah dalam psikologi yang beberapa orang kerap menganggapnya sama dengan konsep diri. Faktanya, citra diri berbeda dengan konsep diri.
Mengutip dari buku berjudul Fortune Favors The Ready! karya Wibowo (2007: 82 – 83), konsep diri merupakan jawaban atas pertanyaan “Siapakah saya?”.
Konsep diri dibangun atas tiga aspek, yaitu:
Self-schema yang merupakan pandangan seseorang terhadap dirinya sendiri. Misalnya, saya adalah seorang yang tinggi.
Self-references yang merupakan pandangan seseorang mengenai diri sendiri yang sudah dipengaruhi pada pandangan orang lain terhadap dirinya. Misalnya, sejak kecil seseorang mendapat pujian sebagai anak rajin maka seseorang tersebut pun percaya bahwa dirinya adalah seorang yang rajin.
Possible self yang merupakan pandangan ideal seseorang mengenai gambaran diri yang diinginkan. Misalnya, pemikiran tentang sudah waktunya diri ini mendapatkan promosi.
Masih dalam buku yang sama, Wibowo (2007: 84) pun menjelaskan bahwa jika ketiga aspek konsep diri itu digabung dengan cara seseorang memberikan penghargaan terhadap dirinya sendiri maka akan membentuk citra diri.
Jadi, citra diri pada manusia sebagai individu merupakan penggambaran yang melalui serangkaian proses, baik dalam diri, perasaan diri, maupun penilaian dari luar diri atau lingkungan manusia tumbuh dan berkembang itu. (AA)
